Selasa, 20 November 2018 17:01 WITA

Sewa Helikopter di APBD Sulsel 2019: Tak Spesifik, Masuk Biaya Tanggap Darurat Bencana

Penulis: Rizal
Editor: Nur Hidayat Said
Sewa Helikopter di APBD Sulsel 2019: Tak Spesifik, Masuk Biaya Tanggap Darurat Bencana
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulsel, Ariyadi Arsal.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pemprov Sulsel tak menganggarkan penyewaan atau pengadaan helikopter secara spesifik dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pokok Sulsel 2019.

Penyewaan helikopter hanya dijadikan salah satu opsi pengeluaran dalam usulan anggaran biaya tanggap darurat bencana. Gunanya, untuk melakukan aksi penanggulangan bencana bila sewaktu-waktu terjadi bencana alam.

Berdasarkan Permendagri 38 tahun 2018 tentang pedoman umum penyusunan APBD Tahun Anggaran 2019, khusus untuk alokasi anggaran tanggap darurat bencana diakomodasi dalam komponen belanja tidak langsung pada belanja tidak terduga.

"Itu masuk biaya tak terduga. Jadi, memungkinkan (dipilih) untuk bantuan bencana. Tapi itu kan tidak digunakan setiap saat hanya ketika dibutuhkan. Belanjanya tidak masuk dalam belanja langsung OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Biaya penanggulangan bencana masuk biaya cadangan khusus," tutur Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulsel, Ariyadi Arsal kepada Rakyatku.com, Selasa (20/11/2018).

Menurut Ariyadi, dana tanggap darurat bencana disiapkan khusus jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam di Sulsel. Anggaran tersebut bisa digunakan bisa juga tidak.

Loading...

"Jadi tidak ada masalah. Itu nanti pada saat dibutuhkan. Jangan sampai ketika ada bencana kita tidak siap. Tapi mudah-mudahan tidak ada bencana, yah. Kalau tidak ada bencana berarti tidak digunakan," kata Ketua Fraksi PKS DPRD Sulsel ini.

Sekadar diketahui, belanja tidak terduga merupakan belanja untuk mendanai kegiatan yang sifatnya tidak biasa, atau tidak  diharapkan terjadi berulang. Seperti kebutuhan tanggap darurat bencana, penanggulangan bencana alam dan bencana sosial, serta kebutuhan mendesak lainnya yang tidak tertampung dalam bentuk program dan kegiatan pada Tahun Anggaran 2019.

Pemprov Sulsel melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah mengalokasikan Rp17,5 miliar pada belanja tidak terduga. Namun, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, meminta agar alokasi tersebut disamakan dengan alokasi tahun 2018 yakni sebesar Rp20 miliar.

Loading...
Loading...