Senin, 19 November 2018 12:29 WITA

Nasib Pengusutan Dugaan Reses Fiktif DPRD kota Makassar Ditentukan Bulan Ini

Penulis: Himawan
Editor: Andi Chaerul Fadli
Nasib Pengusutan Dugaan Reses Fiktif DPRD kota Makassar Ditentukan Bulan Ini

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Nasib penyelidikan dugaan reses fiktif anggota DPRD Kota Makassar akan ditentukan pada akhir bulan ini. Saat ini, pengumpulan bahan keterangan dan data masih dilakukan tim dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel. 

Kepala Kejati Sulsel, Tarmizi mengungkapkan, di akhir November ini, pihaknya akan melakukan ekspos untuk menuntaskan kasus itu. Jika dalam ekspose itu bukti dugaan korupsi tidak ditemukan, maka kasus ini akan ditutup. 

"Janji saya kan akhir bulan. Saya sudah minta sama penyidik untuk segera kami tuntaskan tentunya melalui ekspos," kata Tarmizi. 

Melalui ekspos inilah, nantinya Kejaksaan Tinggi, kata Tarmizi, mengambil sikap apakah melanjutkannya ke tahap penyelidikan atau menutup kasus ini. 
Diketahui, proses pengumpulan bahan keterangan dan data telah dilakukan Kejati pada September lalu. "Kemungkinan itu melalui ekspose nanti kita ambil sikap setelah itu," tambah Tarmizi. 

Sederet nama telah dimintai keterangan oleh pihak Kejaksaan Tinggi untuk mendalami dugaan reses fiktif yang memakai anggaran tahun 2015 silam itu. Sekretaris DPRD Makassar, Andi Adwi Umar menjadi orang pertama yang dipanggil kejaksaan. 

Dugaan penggunaan dana reses fiktif awalnya dilaporkan oleh lembaga anti korupsi di Makassar beberapa bulan yang lalu di tahun 2018. Anggaran reses ini dikucurkan pada tahun 2015-2016 untuk anggota DPRD Kota Makassar.