Senin, 19 November 2018 09:30 WITA

Tutup Pelatihan Perawat, Pemkab Luwu Timur Minta Pelayanan Kesehatan Ditingkatkan

Editor: Andi Chaerul Fadli
Tutup Pelatihan Perawat, Pemkab Luwu Timur Minta Pelayanan Kesehatan Ditingkatkan

RAKYATKU.COM, LUWU TIMUR - Kepala BKPSDM Luwu Timur, Kamal Rasyid, menutup Pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) di Aula Hotel Sikumbang Kecamatan Tomoni, Minggu (18/11/2018). Dia berpesan agar materi pelatihan bisa diterapkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

"Pelatihan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas para tenaga medis, terutama dalam menangani pasien yang membutuhkan perawatan gawat darurat. Diharapkan, dengan pelatihan ini, peserta bisa memahami dengan baik. Sehingga dapat diimplementasikan sesuai tugas di lapangan," ujar Kamal saat membacakan sambutan bupati.

Hal ini tentunya selaras dengan tuntutan masyarakat kepada RSUD dan Puskesmas yang ada di Luwu Timur agar tenaga medis bisa lebih profesional dan lebih kompeten.

“Peserta pelatihan harus benar-benar diaktualisasikan hasil pelatihan ini dengan baik. Jangan hanya sekadar mengikuti dan mendapatkan sertifikat saja. Saya pikir kalau memang peserta yang belum layak atau tidak berkompeten untuk tidak diberikan sertifikat,” jelas Kamal.

Kasubid Diklat Teknis dan Prajabatan BKPSDM, Ahyar Haeruddin mengatakan, Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam penanganan dan penilaian penderita. Juga menentukan penanganan kasus trauma berdasarkan prioritas.

Pelatihan BTCLS tersebut merupakan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui BKPSDM dengan Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia (HIPGABI) Sulawesi Selatan dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Luwu Timur.