Minggu, 18 November 2018 19:23 WITA

Catat Rekor Baru, Mesin Nuklir Ini 3 Kali Lebih Panas dari Inti Matahari

Editor: Andi Chaerul Fadli
Catat Rekor Baru, Mesin Nuklir Ini 3 Kali Lebih Panas dari Inti Matahari

RAKYATKU.COM - Mesin fusi nuklir di Cina bernama Experimental Advanced Superconducting Tokaman (EAST) telah lama dikabarkan dapat menciptakan panas lebih tinggi dari suhu inti matahari. Namun pengumuman teranyar, mesin ini dapat memproduksi hidrogen plasma dengan suhu 49,999 juta derajat celcius yang bisa dipertahankan selama 102 detik.

Para ilmuan bahkan memprediksi reaktor EAST itu bisa mencapai suhu melebihi 100 juta derajat Celcius. Rekor baru ini membawa kita lebih dekat ke era baru dalam penggunaan energi, dikutip dari Science Alert, Minggu (18/11/2018).

Memanen energi dalam jumlah besar yang dilepaskan dari peleburan atom bukanlah hal yang mudah. Untuk membuang partikel-partikel ini bersama-sama dengan kekuatan yang cukup, Anda perlu menekannya dengan keras, atau membantingnya bersama dengan kerak yang kuat.

Hefei Institutes of Physical Science, Chinese Academy of Sciences telah menunjukkan bahwa krisis energi saat ini dapat diatasi.

Pada inti Matahari, hidrogen bergabung bersama pada suhu sekitar 15 juta derajat Celcius (27 juta derajat Fahrenheit). Itu dengan dorongan tambahan gravitasi terkonsentrasi.

Loading...

Jika kita dapat mencapai itu, hasilnya akan sangat besar. Fusi nuklir tidak menghasilkan limbah radioaktif sama sekali. 

Bahkan, hasil akhir dari meremas isotop hidrogen sebagian besar adalah helium.  

Para peneliti di seluruh dunia telah bereksperimen dengan berbagai bentuk teknologi yang mungkin saja menciptakan panas yang cukup untuk mencapai fusi nuklir, yang menjadikan EAST hanya salah satu dari banyak fasilitas yang menguji batas teknologi.

Beberapa pendekatan yang lebih menjanjikan menyuntikkan plasma ke dalam donat logam raksasa, menahan awan partikel bermuatan di tempat dengan medan magnet. Hal ini memungkinkan pemanasan atom secara berkelanjutan, tetapi membutuhkan beberapa fisika pintar untuk menjaga lingkaran plasma tetap di tempatnya.

Loading...
Loading...