Minggu, 18 November 2018 17:47 WITA

Ini Kronologi Warga Parepare Gantung Diri

Editor: Aswad Syam
Ini Kronologi Warga Parepare Gantung Diri
Andi Muhtar semasa hidup.

RAKYATKU.COM, PAREPARE - Tak ada tanda-tanda mencurigakan sebelum Andi Muhtar (40), warga Jl Cumi-cumi, Kelurahan Labukkang, Kecamatan Ujung, Parepare, gantung diri.

Minggu, 18 November 2018, Andi Muhtar masih bersikap biasa-biasa saja.

Pada pukul 11.00 Wita, Andi Muhtar sedang makan siang bersama dengan tiga anaknya. Saat itu, dia juga tampak makan dengan lahap.

Usai makan, dia kemudian masuk kamar mandi. Saat itu, masjid sudah berbunyi.

Namun, hingga selesai salat zuhur, Andi Muhtar belum juga keluar dari dalam kamar mandi. Jemaah masjid juga bertanya-tanya, karena barusan Andi Muhtar tak terlihat di antara deretan jemaah masjid.

Sekitar pukul 13.00 Wita, Andi Aidil (12), putra almarhum yang masih duduk di bangku SD, hendak buang air.

Alangkah kagetnya putra sulung Andi Muhtar itu, saat melihat ayahnya tergantung dengan leher terjerat kain sarung.

"Bapak!!!" teriaknya, yang mengagetkan para tetangga.

Istri almarhum turun dari atas rumah dan mendapati suaminya sudah tak bernyawa.

Jenazah almarhum malam ini diberangkatkan menuju kampung halamannya di Belawa, untuk dimakamkan di pemakaman keluarga.

Almarhum meninggalkan satu istri dan tiga orang anak yang masih kecil-kecil.