Sabtu, 17 November 2018 16:28 WITA

Ini Alasan Polisi Tak Bisa Cegah Kemacetan di Jalan AP Pettarani

Penulis: Azwar Basir
Editor: Mulyadi Abdillah
Ini Alasan Polisi Tak Bisa Cegah Kemacetan di Jalan AP Pettarani
Kondisi Jalan AP Pettarani pada Sabtu siang, (17/11/2018).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Rekayasa lalu lintas (lalin) dalam proyek Tol Layang Pettarani dianggap belum mempan dalam mengatasi kemacetan di Jalan AP Pettarani Kota Makassar. Apa reaksi Dirlantas Polda Sulsel?

Dirlantas Polda Sulsel Kombes Pol Agus Wijayanto yang dikonfirmasi menegaskan, pihaknya tak henti-hentinya menyosialisasikan rekayasa lalin yang telah dibuat. Namun, kepadatan kendaraan di jalan nasional itu tak bisa dihindari.

"Kita tetap intens melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar sebisa mungkin menghindari jalan AP Pettarani dan mencari jalan alternatif. Namun, kita tidak bisa melarang masyarakat lewat Jalan AP Pettarani karena jalur utama," kata Kombes Pol Agus Wijayanto, Sabtu (17/11/2018). 

Menurutnya, Jalan AP Pettarani padat merayap disebabkan banyaknya masyarakat yang memiliki kegiatan di kawasan tersebut. 

Seperti diketahui, Jalan AP Pettarani mengalami penyempitan sejak pembangunan tol layang. Kemacetan pun kian menjadi-jadi atas pengerjaan sejumlah galian pipa PDAM di sisi kiri menuju Jalan Sultan Alauddin.

Sebelumnya, Pakar Transportasi Lambang Basri Said mengatakan rekayasa lalu lintas (lalin) proyek Tol Layang Pettarani dianggap belum efektif. Itu bisa dilihat dari kondisi arus lalin di Jalan AP Pettarani yang kian macet parah. 

"Polisi, Dishub dan BPTD harus memperhatikan (kondisi di lapangan). Di samping itu, harus juga ada dari organ proyek yang mengarahkan pergerakan lalu lintas. Organ proyek ini juga dipantau oleh kepolisian," ucap Pakar Transportasi Lambang Basri Said, Sabtu (17/11/2018). 

Dipaparkan, istilah hambatan samping tak diperkenankan sejak pelaksanaan proyek tol layang pertama di Makassar itu. Sebab, hambatan samping merupakan aktivitas samping jalan yang sering menimbulkan pengaruh yang cukup signifikan. Tingginya aktivitas samping jalan berpengaruh besar terhadap kapasitas dan kinerja jalan.