Sabtu, 17 November 2018 12:45 WITA

Borgolnya Dilepas Saat Singgah Makan, Tahanan Ini Kabur Lagi, Betis Kanannya Didor

Penulis: Irmawati Azis
Editor: Aswad Syam
Borgolnya Dilepas Saat Singgah Makan, Tahanan Ini Kabur Lagi, Betis Kanannya Didor
Ikki dengan betis kanan terbalut perban, duduk di kursi roda.

RAKYATKU.COM, BANTAENG - Usai kabur dengan menjebol plafon Polres Bantaeng, Andin Rifqi S alias Ikki (20), diringkus saat tidur di Jalan Kerung-kerung, Makassar. 

Warga Kampung Tala-tala, Bantaeng itu, diringkus tanpa perlawanan oleh Tim Tindak Tegas Terukur Terpercaya dan Profesional (T4P) Polres Bantaeng, bersama Sat Narkoba Polres Bantaeng.

Sabtu dini hari, 17 November 2018, Andin dibawa ke Bantaeng. Dalam perjalanan, tim singgah ke warung untuk makan. Ikki dibawa serta.

Untuk memudahkan dia makan, polisi membuka borgol Ikki. Namun sayang, dia menyalahgunakan kepercayaan polisi. Kesempatan itu dia gunakan untuk kembali kabur.

Dia berlari ke arah semak-semak. Polisi terpaksa memberikan tembakan peringatan. Namun tak diindahkan. Sebuah peluru pun akhirnya menembus betis kanannya. Ikki pun ambruk.

Ikki ditahan atas kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu seberat 0,0170 gram pada 7 November 2018 lalu. 

Sebelumnya, pada Selasa (13/11/3018) sekitar pukul 01.30 Wita, Ikki bersama rekannya, Muh. Iklasul Amal alias Amal (17), kabur dari tahanan Polres Bantaeng. Keduanya kabur usai menjebol plafon ruang tahanan.

Amal, warga Jalan Lorong Sunyi, lebih dulu diringkus. Dia diringkus di kampung nangkayya, Kelurahan Campaga, Kecamatan Tompobulu, Bantaeng, pada Kamis (15/11/2018). Amal ditahan pada 2 November 2018, atas kasus pencurian. 

Dari hasil interogasi, Ikki mengatakan, dirinya kabur bersama temannya Amal, karena tidak mau menjalani masa hukuman. Bahkan mereka pun berniat kabur ke Kalimantan.

Kapolres Bantaeng, AKBP Adip Rojikan mengaku bersyukur. "Allhamdulilah melalui doa dan usaha dapat ditangkap kembali," ujarnya.

Dengan tertangkapnya kembali tahanan yang kabur dari rutan Polres Bantaeng, kata Adip, menunjukan keseriusan mereka dalam menganani perkara narkoba dan jambret.

Ia pun memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat, hingga kedua tahanan yang kabur tersebut, bisa ditangkap kembali.