Sabtu, 17 November 2018 08:30 WITA

Penanganan Kasus Jen Tang, Kejati: Banyak Duitnya, Banyak Kenalannya Pejabat

Penulis: Himawan
Editor: Nur Hidayat Said
Penanganan Kasus Jen Tang, Kejati: Banyak Duitnya, Banyak Kenalannya Pejabat

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Puluhan mahasiswa dari BEM Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bosowa (Unibos) berunjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Jumat (16/11/2018).

Mereka mengecam kelambatan dalam menangani perkara Direktur Utama PT Jujur Jaya Sakti, Soedirjo Aliman alias Jen Tang. Aksi ini dikawal oleh puluhan polisi yang berusaha menghalau mahasiswa untuk masuk ke area kantor Kejati.

Namun, tidak lama kemudian Koordinator Intelijen Kejati Agustiawan Umar turun menemui massa aksi itu. Tidak lama ia mengajak puluhan mahasuswa untuk masuk ke ruangan pertemuan di kantor Kejati. Sebelum menjawab tuntutan mahasiswa, Agustiawan justru menasihati mahasiswa itu agar cepat selesai. 

"Semester berapa yang paling tua di sini? Jangan lama-lama kuliah ya, ingat orang tuanya," kata Agustiawan. 

Usai berkata seperti itu, Agustiawan pun menjelaskan bila perkara Jen Tang tetap diusut Kejati. Ia menyebut Jen Tang merupakan orang yang memiliki banyak duit. Sehingga bisa saja faktor itu menjadi alasan Jen Tang kerap lolos dari intaian penyidik. 

"Perlu dipahami ini (kasus) sebagian kecil yang kami tangani. Ini bukan orang kecil. Banyak duitnya ini. Bebas. Banyak kenalannya pejabat. Jangan kira kejaksaan ini sudah terbeli. Tidak. Kita (buru) lakukan itu semua," imbuhnya.

Loading...

Agustiawan juga menyayangkan mahasiswa hanya agresif pada kasus yang ditangani jaksa. Padahal, kasus Jen Tang sudah berkali-kali disidangkan di pengadilan. Terakhir, dua anak buah Jen Tang, Rusdin dan Jayanti menang banding di pengadilan tinggi atas kasus penyewaan lahan negara. 

"Kalian tidak pernah back up kami waktu di persidangan. Kami ingin kalian juga memback up kalau kami juga. Kalian ke mana ketika kita proses ini?" beber Agustiawan.

Namun meski begitu, Umar berjanji akan menyelesaikan kasus Jen Tang. Untuk itu, ia menyarankan mahasiswa untuk tetap bersabar sembari Kejati melakukan penyidikan. 

"Kami tetap lakukan itu. Buktinya kami ajukan kasasi juga atas kasus sopirnya (Rusdin),"pungkasnya. 

Usai pertemuan ini, satu per satu mahasiswa Unibos membubarkan diri dengan damai.

Loading...
Loading...