Jumat, 16 November 2018 13:01 WITA

Saudi Akan Pancung 5 Eksekutor Khashoggi

Editor: Mays
Saudi Akan Pancung 5 Eksekutor Khashoggi
Jamal Khashoggi

RAKYATKU.COM, RIYADH - Lima tersangka pembunuhan Jamal Khashoggi, akan segera dipancung. Itu karena kelimanya, terlibat dalam pembunuhan langsung, jurnalis asal Arab Saudi itu, di kantor konsulat Saudi di Istanbul, Turki.

Dilansir dari news.com.au, Jaksa Arab Saudi, Saud Al-Mojeb mengatakan, dipimpin Wakil Direktur Badan Intelijen Arab Saudi, Ahmad Al-Assiri, para tersangka menggelar rapat pada Sabtu, 29 September 2018 di Riyadh. Rapat itu tiga hari sebelum Khashoggi dihabisi di konsulat Saudi di Istanbul, Turki.

Al-Mojeb mengungkap, Al-Assiri waktu itu mengumpulkan 15 orang. Dia membagi kelompok menjadi tiga bagian. 

Kelompok kecil adalah negosiasi, perhitungan, dan logistik, untuk membujuk Khashoggi agar kembali ke rumah. 

Jika persuasif gagal, metode ini akan berubah menjadi penggunaan kekuatan. Bahkan pemimpin tim negosiasi mengarahkan pembunuhan Khashoggi jika negosiasi gagal. Pemimpin tim waktu itu adalah Maher Mutrib, seorang pejabat intelijen Saudi yang tinggal di London. Orang dekat Pangeran Mohammed bin Salman.

Al-Mojeb mengatakan, 21 orang telah ditahan hingga saat ini, 11 di antaranya dituntut dan diadili. Lima orang yang melakukan pembunuhan langsung, akan segera dipancung. Termasuk, pemimpin operasi, Maher Mutrib, juga dokter forensik Saudi, Salah Al-Thubaigy.

Jamal Khashoggi dibunuh setelah negosiasi yang meminta dia untuk kembali ke Arab Saudi gagal. Orang yang memerintahkan pembunuhan wartawan Washington Post itu, dikatakan sebagai kepala tim negosiasi Saudi. Kelompok itu datang ke Turki, untuk meminta Khashoggi pulang ke Riyadh.

loading...

Menurut jaksa Shaalan al-Shaalan, Khashoggi terbunuh di konsulat pada 2 Oktober, setelah tubuhnya dipotong dan diangkut keluar dari gedung. Tubuh wartawan itu, hingga saat ini belum ditemukan.

Riyadh membuat banyak penjelasan yang kontradiktif pasca menghilangnya Khashoggi, sebelum mengakui bahwa dia telah dibunuh. Para pejabat Turki menuduh, Pangeran Mohammed bin Salman, membunuh Khashoggi, tetapi al-Zabb mengatakan, Pangeran tidak terlibat dalam insiden itu.

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu, telah menyerukan penyelidikan internasional atas kasus Khashoggi. Diharapkan minggu ini, Arab Saudi akan mengakhiri penyelidikannya sendiri.

Pejabat-pejabat Ankara lainnya mengatakan, negara sedang mempertimbangkan penyelidikan lembaga Hak Asasi Manusia, serta investigasi independen di bawah pimpinan Sekretaris Jenderal PBB.

Investigasi internasional apapun, diharapkan tidak akan memperumit hubungan antara Arab Saudi dan sekutunya.

Loading...
Loading...