Kamis, 15 November 2018 20:05 WITA

Tiga Hari Sebelum Bunuh Khashoggi, al-Assiri Atur Strategi

Editor: Aswad Syam
Tiga Hari Sebelum Bunuh Khashoggi, al-Assiri Atur Strategi
Jamal Khashoggi

RAKYATKU.COM, DUBAI - Tiga hari sebelum mengeksekusi Jamal Khashoggi di Konsulat Saudi di Istanbul, Ahmad al-Assiri memimpin rapat rahasia.

Rapat yang digelar pada 29 September itu, mengatur strategi untuk menghabisi jurnalis pengkritik putra mahkota, Pangeran Mohammed bin Salman itu.

Setelah berbagi peran, juga menentukan alat-alat yang dibawa, berangkatlah mereka pada 2 Oktober ke Istanbul. Di mana menjadi awal nasib suram Khashoggi.

Itu diungkap Jaksa Agung Arab Saudi, Saudi Al-Mojeb dalam konferensi pers, Kamis (15/11/2018). Dia pun merekomendasikan hukuman mati bagi lima tersangka, yang dituduh memerintahkan dan ikut mengeksekusi Khashoggi.

Menurut Al-Mojeb, Ahmad al-Assiri yang saat itu menjabat wakil kepala intelijen Saudi, adalah dalang di balik pembunuhan berencana itu. Dia pun telah dipecat.

Jaksa penuntut mengatakan, 21 orang kini berada dalam tahanan, dengan 11 orang didakwa dan dirujuk ke pengadilan.

Turki telah menyalahkan pangkat tertinggi kekuasaan di Arab Saudi atas kematian brutal Khashoggi, mengatakan kerajaan mengirim tim pembunuh untuknya.