Kamis, 15 November 2018 10:16 WITA

Perintah Pasang Atribut "Raja Jokowi" Langsung dari Pusat, Siapa Dia?

Editor: Nur Hidayat Said
Perintah Pasang Atribut
Foto: Detik.com.

RAKYATKU.COM - Dalang penyebaran poster dan stiker bergambar petahana Joko Widodo dengan kostum raja Jawa masih menjadi misteri. Si pemasang atribut "Raja Jokowi" mengaku mendapat perintah langsung dari pusat.

"Sudah ada, yang masang sudah ketahuan, yang pasang di lapangan ketahuan. Sudah ada, yang pasang di lapangan ketahuan, yang masang bertemu kita. Kita tanya, 'Kamu itu pasang gimana?'. (Dijawab) 'Disuruh dari pusat'," ungkap Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto dikutip Detik.com, Kamis (15/11/2018).

PDIP sudah melakukan beberapa penelusuran terkait pemasangan atribut "Raja Jokowi" tersebut. Namun, pemasang poster mengaku hanya pesuruh yang ditugaskan untuk memasang.

Pemasang tidak bisa memberi jawaban yang jelas, terkait siapa yang menyuruhnya. Pemasang hanya mengaku mendapatkan upah Rp5.000 setiap pemasangan atribut.

"Itu kan masang poster-stiker dikasih uang. Setiap satu poster ada yang Rp10.000, ada yang Rp5.000, Rp25.000. Itu kan ada ribuan," sebut Bambang.

Mereka juga mengaku sempat dikumpulkan beberapa waktu lalu untuk briefing pemasangan. Mereka lalu diminta memberikan alamat untuk dikirimkan atribut 'Raja Jokowi', dan diminta untuk membantu memasang atribut tersebut.

loading...

"Kita tanya, ini (poster dan stiker) dari mana? (Pemasang mengaku): saya dulu diundang sama senior saya di Hotel Siliwangi Semarang. Di sana ada beberapa orang, kita di-briefing," sebut Bambang.

"Diminta alamat, diminta bantu pasang. Suatu waktu datang barangnya," sambung Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jateng Jokowi-Ma'ruf itu.

Tak hanya itu, PDIP berhasil mengetahui adanya gudang yang disiapkan untuk menyimpan stok dari atribut "Raja Jokowi". Setidaknya gudang tersebar di tiga daerah di Jateng.

"Di situ di gudang. Ada juga yang sudah siap pasang tapi belum terpasang. Ada di Magelang, Banyumas, Bumiayu. Ini bukan orang PDIP," terang Bambang.

Loading...
Loading...