Rabu, 14 November 2018 12:02 WITA

Parepare Raih Kota Terbaik Pembangunan AMPL Saoraja Award 2018

Penulis: Hasrul Nawir
Editor: Andi Chaerul Fadli
Parepare Raih Kota Terbaik Pembangunan AMPL Saoraja Award 2018

RAKYATKU.COM, PAREPARE - Pemerintah Kota Parepare kembali menerima penghargaan sebagai Kota terbaik pembangunan AMPL pada Anugerah Saoraja AMPL tahun 2018.

Penghargaan diserahkan langsung penjabat Sekretaris  Propinsi Sulsel, Radjamilo kepada Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe di Hotel Claro Makassar, Rabu(14/11/2018).

Usai menyerahkan penghargaan Penjabat Sekda Propinsi Sulsel Radjamilo menyampaikan Parepare sudah bebas dari buang air bebas atau open defection free.

"Pencapaian target bukan hal yang mudah karena dibutuhkan komitmen satu suara Sulawesi Selatan yang dapat memacu untuk mengejar target pencapaian air minum," kata dia.

Tri Dewianti Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian PPN Bappenas menyampaikan baru sedikit provinsi yang melakukan itu dan ini tanda Sulawesi Selatan semakin maju dalam menjaga sanitasi air bersih. "Ini harus ditingkatkan oleh seluruh kabupaten kota untuk mencapai target sanitasi sehat di Indonesia," jelas Tri.

Lebih jauh Tri menyampaikan sanitasi merupakan komitmen global dengan capaian 70 persen sanitasi dan memerlukan kerja kerasa dari semua daerah di Indonesia.

"Ini harus menjadi komitmen untuk mengembangkan dan mewujudkannya 100 persen dan selamat semoga menjadi pejuang dan inspirasi air," tambah Tri.

Sementara itu Wali Kota Parepare usai menerima penghargaan menyampaikan penghargaan yang diberikan sebagai kota terbaik adalah hasil dari kerja kerja bersama yang telah dilakukan.

"Ini adalah pengakuan yang diberikan atas komitmen Pemerintah dalam membangun AMPL di Kota Parepare," jelas Taufan.

Anugerah Saoraja Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) Propinsi Sulawesi Selatan merupakan inisiasi Pokja AMPL untuk memberikan Award kepada daerah dalam membangun dan menjaga lingkungan sehingga dapat menjadi contoh untuk daerah lain.

Anugerah Saoraja AMPL tahun 2018 ini merupakan pertama kalinya digelar dan merupakan sejarah baru bagi Propinsi Sulawesi Selatan menjaga upaya pemuliaan AMPL.