Selasa, 13 November 2018 23:32 WITA

Meski Bergaji Belasan Juta, Pendaftar Sekretaris KPU Sulsel Masih Sepi

Penulis: Rizal
Editor: Fathul Khair Akmal
Meski Bergaji Belasan Juta, Pendaftar Sekretaris KPU Sulsel Masih Sepi
Logo KPU

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pendaftar untuk seleksi calon Sekretaris KPU Provinsi Sulsel masih sepi. Tercatat, baru tiga orang yang memasukkan berkasnya ke sekretariat KPU Sulsel, Jalan AP. Pettarani, Makassar. Padahal, masa pendaftaran sudah akan ditutup pada Rabu (14/11/2018) besok.

Informasi tersebut disampaikan oleh Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Sekretaris KPU Sulsel, Iqbal Latif. Menurutnya, 3 pendaftar yang sudah mendaftar tersebut adalah Asrar Marlang (Kepala Bagian Teknis dan Humas KPU Sulsel), Adnan (Kepala bagian umum KPU Sulsel), serta sekretaris KPU kabupaten Pangkep Zainal Abidin. 

"Masih minim peminat. Saat ini yang mendaftar baru tiga orang. Padahal pendaftaran akan ditutup besok," tutur Iqbal, Selasa (13/11/2018).

Padahal menurut Akademisi Universitas Hasanuddin (Unhas) tersebut, jabatan Sekretaris KPU Sulsel sangat menjanjikan. Salah satunya tunjangan kinerja (Tukin) yang cukup besar hingga mencapai Rp 13 juta per bulan.

"Itu di luar gaji pokok. Sekretaris juga akan mendapatkan fasilitas kendaraan dinas. Sekretaris KPU Sulsel itu ada dua bosnya. Terkait dengan administrasi, bosnya adalah Sekjen. Kalau tahapan kepemiluan bosnya adalah komisioner. Jadi, harus bikin dua laporan," jelasnya.

Sesuai petunjuk teknis (Juknis) seleksi, menurut Iqbal, pendaftar minimal harus berjumlah 6 orang. Nantinya, setelah tahapan pendaftaran, Pansel akan melakukan seleksi pemberkasan, kemudian seleksi kompetensi, tes psikologi, terakhir wawancara. 

"Terakhir kita ajukan tiga nama ke Sekjen KPU RI untuk ditetapkan satu nama sebagai sekretaris definitif," tutupnya.

Sekadar diketahui, selain Iqbal, anggota Pansel lainnya adalah Ketua KPU Sulsel, Misna M Attas, Asmanto Baso Lewa, Inspektur KPU, dan kepala biro umum KPU RI. 

Posisi sekretaris KPU Sulsel sendiri dilelang setelah pejabat sebelumya Annas GS pensiun. Adapun syarat untuk ikut lelang ini adalah, berstatus PNS, pernah menduduki jabatan eselon II atau sedang menduduki jabatan eselon III minimal dua tahun dengan memiliki pangkat Pembina tingkat I atau IV B.