Minggu, 11 November 2018 15:12 WITA

Menikmati Kajang dari Kafe Lopinta Sambil Makan Lawa Ikan

Penulis: Rahmatullah
Editor: Abu Asyraf
Menikmati Kajang dari Kafe Lopinta Sambil Makan Lawa Ikan
Salah satu spot foto di Kafe Lopinta, Kajang, Bulukumba.

RAKYATKU.COM,BULUKUMBA - Kajang identik dengan Ammatoa. Pakaian hitam-hitam dengan kearifan lokal yang terus dijaga. Di luar itu, wilayah yang berada di Kabupaten Bulukumba itu terus berkembang mengikuti arus modernisasi.

Di Pelabuhan Kassi, misalnya, ada kafe yang jadi favorit banyak orang. Namanya, Kafe Lopinta. Lopi artinya perahu. Sementara imbuhan "nta" di belakangannya bermakna "kita". Secara utuh berarti perahu Anda atau perahu kita.

Dari kafe ini, pengunjung bisa menikmati pemandangan di area Pelabuhan Kassi, Kelurahan Tanah Jaya, Kecamatan Kajang.

Menikmati Kajang dari Kafe Lopinta Sambil Makan Lawa Ikan

Owner Lopinta, Hajah Fatimah Syam mengatakan, Kafe Lopinta hadir untuk mengubah paradigma sebahagian orang di Bulukumba tentang Kajang yang tertinggal. 

Menurutnya, Kajang kini telah berkembang pesat. Semakin banyak objek wisata yang bisa dinikmati. Termasuk kafe yang didesain berbeda tersebut.

"Kafe ini kami buat sekaligus sebagai ikon yang berada di Pelabuhan Kassi. Paling tidak saat warga luar tahu tentang pelabuhan, mereka ingat ada Kafe Lopinta," ujar wanita yang akrab disapa Hajah Tima ini.

Salah satu suguhan istimewa di kafe itu yakni lawa ikan atau warga setempat menyebutnya "laha bale". Daging ikan mentah dicincang lalu direndam cuka dan ditambahkan kelapa parut. Lawa ikan salah satu makanan khas Kajang yang warganya banyak bekerja sebagai nelayan.

Menikmati Kajang dari Kafe Lopinta Sambil Makan Lawa Ikan

Kafe ini juga dilengkapi balkon. Para pengunjung bisa menikmati keindahan alam dari sini. Menikmati garis Pantai Kassi sembari mengintip Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai, dari kejauhan.

"Nantinya, kita juga akan menyimpan satu buah perahu di samping bagi pengunjung yang mau menikmati minuman dan makanan di atas laut sembari bergoyang diempas ombak," kata Hajah Tima.


 

Tags