Minggu, 11 November 2018 11:45 WITA

Soal Reses Fiktif Legislator Makassar, Kejati: Kalau Tak Ada Bukti Kita Setop

Penulis: Himawan
Editor: Aswad Syam
Soal Reses Fiktif Legislator Makassar, Kejati: Kalau Tak Ada Bukti Kita Setop
Kajati Sulselbar, Tarmizi.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Proses pengumpulan bahan keterangan dan data yang dilakukan Kejati Sulselbar, terkait sugaan reses fiktif anggota DPRD kota Makassar, seakan berjalan di tempat. Pasalnya, memasuki dua bulan masa pulbaket, penyidik belum menaikkan statusnya ke tahap penyelidikan. 

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulselbar Tarmizi mengatakan, pihaknya terus mendalami dugaan reses fiktif tersebut. Walau ia tidak menyebutkan secara eksplisit, detail perkembangan penyidik dalam mengumpulkan baket dan data itu. 

"Reses fiktif itu terus dilakukan perkembangan. Pihak kami terus mendalami," kata Tarmizi ketika diwawancara. 

Tarmizi menambahkan, jika pihaknya memiliki cukup bukti untuk meningkatkan kasus ini ke tahap penyelidikan, ia akan melakukan ekspose. Ia menuturkan, bisa saja di akhir November ini, pihaknya sudah bisa merilis hasil dari pengumpulan data itu. 

"Kalau cukup alat bukti, kita tingkatkan, kalau tidak (dugaan korupsinya), kita hentikan," beber Tarmizi. 

Sejauh ini, kata Tarmizi, pihaknya sudah meminta keterangan beberapa staf di DPRD kota Makassar. Termasuk pemeriksaan Sekretaris Dewan, Adwi Awan Umar dan bendahara DPRD Kota Makassar. Pemeriksaan itu sendiri berlangsung pada awal September 2018 lalu. 

Sementara saat ditanya mengenai peluang anggota DPRD kota Makassar yang dimintai keterangan, Tarmizi enggan menjawanya. Begitupun dengan tenggat waktu pengumpulan baket dan data yang sejauh ini terkesan tertutup. 

"Tidak perlu berlama-lama. Saya belum tahu persentasenya (perkembangan). Kita cuma terus mendalami," pungkasnya.