Sabtu, 10 November 2018 23:55 WITA

Garbi Pilih Netral di Pilpres

Penulis: Rizal - Arfa Ramlan
Editor: Eka Nugraha
Garbi Pilih Netral di Pilpres

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) Sulawesi Selatan resmi dideklarasikan. Acara pengukuhan digelar di Tribun Lapangan Karebosi, Makassar, Sabtu (10/11/2018).

Sulsel menjadi provinsi ke-10 kepengurusan Garbi yang telah dideklarasikan. Sejumlah wacana pun berhembus tentang masa depan terutama langkah politik ormas bentukan mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Matta ini.

Terlebih lagi, deklarasi Garbi didaerah-daerah yang semakin massif belakangan ini bertepatan dengan tahapan jelang kontestasi Pilpres 2019. Apakah Garbi akan mengarahkan dukungan kesalah satu pasangan calon presiden dan calon wakil presiden? 

Ditanya terkait hal tersebut, deklarator nasional Garbi, Mahfudz Siddiq membantahnya. Menurutnya, Garbi akan bersifat netral dan tidak akan masuk dalam peta politik Pilpres mendatang.

"Kita mendukung semua calon, dan tentunya kita akan mendukung Presiden yang nantinya terpilih selama bisa bekerjasama dengan ide arah baru Indonesia," tegas Legislator DPR RI tersebut.

Senada dengan itu, Ketua Garbi Sulsel, Syamsari Kitta mengungkapkan bahwa deklarasi Garbi jelang Pilpres 2019 merupakan sesuatu hal yang disengaja. Menurut Bupati Takalar ini, ada pesan yang ingin disampaikan oleh Garbi kepada semua kontestan yang bertarung di Pilpres nanti.

"Seperti disampaikan oleh deklarator, ini memang sengaja kita beriringan dengan Pemilihan Presiden (Pilpres). Bukan tujuannya untuk memberikan dukungan atau mengerahkan suara ke salah satu calon presiden tapi kita ingin memperdengarkan bahwa kita punya sebuah gerakan untuk menguatkan Indonesia," katanya.

Syamsari pun memberikan keleluasaan kepada pengurus dan simpatisan Garbi untuk menentukan pilihannya di ajang Pilpres. Namun yang terpenting, menurutnya, ide arah baru Indonesia harus terus digaungkan dan disampaikan kepada siapapun yang kelak terpilih. 

"Tidak ada instruksi dukungan. Kita persilahkan kepada simpatisan untuk menentukan pilihannya tetapi idenya itu harus sampai kepada presiden siapapun nanti yang terpilih. Garbi siap mendukung siapapun presiden terpilih sepanjang mereka mau berpegangan tangan mewujudkan ide arah baru Indonesia. Pokoknya semua calon presiden adalah kawan," pungkasnya.