Sabtu, 10 November 2018 17:37 WITA

Rudal Nuklir Hipersonik Rusia Mulai Beroperasi Pada 2019

Editor: Suriawati
Rudal Nuklir Hipersonik Rusia Mulai Beroperasi Pada 2019
Gambar digital rudal hipersonik Avangard terbang di atas atmosfer Bumi

RAKYATKU.COM - Rusia dikabarkan akan mulai mengoperasikan rudal nuklir hipersonik Avanguard-nya pada tahun 2019. Kremlin telah memamerkan rudal baru itu sejak diluncurkan pada bulan Maret.

Rudal itu diklaim dapat melakukan perjalanan 20 kali kecepatan suara dan dapat meluncurkan rudal dari kutub utara ke selatan dalam beberapa menit.

Rusia melaporkan telah mengujinya dua kali pada tahun 2016 dan saat ini AS tidak dapat mempertahankan diri terhadap teknologi baru itu.

Avangard dirancang dengan sistem penanggulangan lanjutan yang memungkinkannya untuk mengitari sistem pertahanan rudal. Ini juga sangat tidak dapat diprediksi berkat kemampuan manuvernya yang luar biasa, sehingga membuatnya hampir tidak bisa dilacak.

Selama pidato pada bulan Maret, Putin menggambarkan persenjataan hipersoniknya itu sebagai sesuatu yang "tak terkalahkan".

Dia mengklaim serangan Avangard "seperti meteorit, seperti bola api" dan mampu mencapai target 20 kali dari kecepatan suara.

Pada kecepatan ini, senjata itu bisa mengelilingi Bumi hanya dalam waktu setengah jam.

Berita itu muncul ketika Presiden Donald Trump mengumumkan niatnya untuk mundur dari perjanjian rudal dengan Rusia.

Trump mengklaim Kremlin telah berulang kali melanggar ketentuan perjanjian yang ditandatangani oleh mantan Presiden Soviet Mikhail Gorbachev dan Presiden Ronald Reagan pada tahun 1987.

Tags