Sabtu, 10 November 2018 15:13 WITA

"Hai Cabul, Rasakan Ini!!!", Pria Ini Bunuh dan Potong Jari Pemerkosa Putrinya

Editor: Aswad Syam
Ilustrasi

RAKYATKU.COM, OKU - Kamis, 8 November. Akmaluddin (50), memergoki Alam Sohir (50), memperkosa putrinya.

Akmal pun membuntuti Alam Sohir, yang hendak ke permandian di dalam hutan. Begitu Alam lengah, Akmal menghantamkan batang kayu kopi ke kepala Alam. "Hai cabul, rasakan ini," teriaknya.

Pria itu pun jatuh dan sekarat. Tak berhenti, Akmal terus memukuli pria itu dengan membabibuta. Saat Alam tewas, Akmal menyeretnya ke kebun kopi, kebun kopi Dusun I, Desa Sinar Danau, Kecamatan Buana Pemaca, OKUS, yang jaraknya sekitar 30 meter dari TKP.

Dia lalu menutupi tubuh korbannya dengan rerumputan.

Jasad Alam ditemukan pada Kamis (8/11) siang. Kondisi korban mengenaskan, dengan luka terbuka sehingga terlihat tulang, tempurung kepala pecah, luka di wajah, lebam di sekujur tubuh, dan empat jari tangan kanan terpotong.

Dari penyelidikan dan pemeriksaan saksi, tersangka akhirnya ditangkap di rumah kontrakan anaknya, sekitar sepuluh jam kemudian. Tersangka pun mengakui perbuatannya dan langsung dibawa ke Mapolres OKUS untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kasatreskrim AKP Kurniawi H Barmawi mengatakan, tersangka melakukan pembunuhan karena sakit hati memergoki korban yang ingin memperkosa anak gadisnya. 

"Motifnya tersangka sakit hati karena korban mau memperkosa anaknya. Itu pengakuan tersangka," ungkap Kurniawi, sebagaimana dilansir dari Merdeka.

Menurutnya, korban dan tersangka masih bertetangga di Desa Sinar Danau, Kecamatan Buana Pemaca, OKUS. Usai kejadian, tersangka melarikan diri ke rumah kontrakan anak lelakinya di Desa Berahsang, Kecamatan Kisam Tinggi, OKUS.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 338 KUHP juncto Pasal 351 KUHP dengan ancaman minimal 20 tahun penjara. Barang bukti disita berupa sepotong kayu kopi sebagai alat pembunuhan, pakaian yang dicuci tersangka usai membunuh, dan beberapa barang milik korban di TKP.