Jumat, 09 November 2018 21:55 WITA

80 Persen Caleg Garuda Sulsel Dukung Prabowo-Sandi

Penulis: Rizal
Editor: Fathul Khair Akmal
80 Persen Caleg Garuda Sulsel Dukung Prabowo-Sandi
Ketua Umum DPP Partai Garuda, Ahmad Ridho Sabana (kanan) bersama Ketua DPD Garuda Sulsel, Mohammad Ilham Abdullah (kiri)

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Tahapan kampanye Pemilu 2019 sudah berjalan. Namun Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda) belum juga menentukan sikap dukungan, khususnya di ajang Pilpres 2019 mendatang. 

Ketua DPD Garuda Sulsel, Mohammad Ilham Abdullah mengakui hal tersebut. Menurutnya, sejauh ini DPP memberikan keleluasaan kepada setiap DPD untuk menentukan arah dukungannya. Mendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin, atau memilih duet Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.

"Pak Ketua (DPP) belum menginstruksikan apa-apa. Beliau memberikan keleluasaan kepada pengurus provinsi untuk menentukan dukungannya. Jadi, kita tidak ada masalah dengan Pilpres," tuturnya, Jumat (9/11/2018).

Disinggung bagaimana sikap Garuda Sulsel sendiri, llham mengaku dirinya juga tak menginstruksikan apa-apa. Namun, calon legislatifnya yang melakukan sosialisasi di lapangan, cenderung banyak yang mendukung pasangan capres dan cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandi.

"Sekitar 80 persen caleg Garuda Sulsel itu ada di Prabowo-Sandi. Tapi partai tidak memberikan saran kemana dan kemana. Itu murni pilihan mereka sendiri. Itu juga untuk menjaga marwah partai, makanya kita tak berikan instruksi (karena tak ada keputusan resmi dari DPP)," tandasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum DPP Partai Garuda, Ahmad Ridho Sabana menjelaskan, partainya menyerahkan ke masing-masing kader atau calegnya dalam menentukan pilihan di Pilpres 2019. 

"Jelas hari ini untuk mengusung calon Presiden, undang-undang masih belum memungkinkan, karena memang dalam UU jelas tidak memberikan ruang bagi partai baru seperti kita. Namun, pada momentum Pilpres mendatang, tentunya kami tidak akan menghilangkan hak politik dari seluruh kader Partai Garuda yang ada diseluruh Indonesia, termasuk di Sulsel. Secara pribadi mereka mempunyai hak yang sama dan harus memanfaatkan dan bersikap untuk menentukan pilihan. Dan itu kami berikan keleluasaan kepada seluruh pengurus dan kader," jelasnya saat menghadiri pembekalan Bacaleg Partai Garuda Sulsel belum lama ini.