Jumat, 09 November 2018 21:28 WITA

Pemkab Jeneponto Cari Tahu Randis yang Nunggak Pajak

Penulis: Zul Lallo
Editor: Fathul Khair Akmal
Pemkab Jeneponto Cari Tahu Randis yang Nunggak Pajak
Penjabat Sekda Jeneponto, Syafruddin Nurdin

RAKYATKU.COM, JENEPONTO - Pemerintah Kabupaten Jeneponto akan melakukan rapat bersama dengan Samsat setempat, untuk melakukan koordinasi dan sinkronisasi data tunggakan pajak kendaraan dinas.

Penjabat Sekda Jeneponto, Syafruddin Nurdin, menyikapi dan akan melakukan sinkronisasi jumlah kendaraan dinas, antara data pemkab dan data Samsat Jeneponto. Ini akan menjadi agenda utama dalam rapat Coffee Morning, Senin 12 November mendatang.

"Kami akan bahas ini hari Senin 12 November. Akan menjadi agenda utama. Kendaraan dinas yang menunggak pajak, ini memang kewajiban dan harus dibayar. Namun harus dilakukan sinkronisasi data pemkab dan Samsat," kata Syafruddin kepada Rakyatku.com, Jumat (9/11/2018) malam.

Syafruddin juga menegaskan, agar bagian aset Pemkab Jeneponto dapat mendata semua aset bergerak dan yang tidak bergerak. Sebab dari sejumlah kendaraan dinas, ada yang sudah rusak.

"Salah satu cara untuk menyelesaikan pajak kendaraan agar dikembalikan ke OPD-nya, karena dia lebih mengetahui berapa jumlah kendaraan yang aktif dan yang tidak aktif. Serta berapa jumlah besaran dana yang harus dibayarkan," ucapnya. 

Sebelumnya diberitakan, kendaraan Dinas Pemkab Jeneponto menunggak pajak tahunan, yang didominasi roda empat sebanyak 236 unit.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Sistim Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Ali Burhan kepada Rakyatku.com, Rabu (7/10/2018).

"Kendaraan roda 4 Dinas Pemkab Jeneponto, berjumlah 236 unit dari tiga Instansi diantaranya Diknas, Dinkes dan Dishub, dengan target total Rp 600 juta rupiah," kata Burhan.