Jumat, 09 November 2018 20:21 WITA

Boy Band Korea Pakai Kaus Bergambar Bom Atom, TV Jepang Batalkan Show

Editor: Aswad Syam
Boy Band Korea Pakai Kaus Bergambar Bom Atom, TV Jepang Batalkan Show
Anggota Korea K-Pop group BTS (Jimin kedua dari kiri) menghadiri pertemuan di acara PBB mengenai pemuda selama sesi ke-73 Majelis Umum di New York pada Senin 24 September

RAKYATKU.COM, TOKYO - Sebuah boy band Korea yang berbicara di PBB awal tahun ini, telah dilarang tampil di acara TV Jepang, setelah salah satu anggota mereka mengenakan T-shirt yang menampilkan bom nuklir.

Bintang BTS, Jimin, menyebabkan kemarahan setelah dia terlihat mengenakan T-shirt, yang merayakan kemerdekaan Korea dari Jepang, dan termasuk gambar awan jamur dari bom atom.

Para superstar yang sangat populer itu, rencana akan tampil di TV Asahi pada hari Jumat. Tetapi stasiun itu secara tiba-tiba membatalkan pertunjukan.

"Penampilan BTS yang dijadwalkan untuk tanggal 9 telah dibatalkan," kata TV Asahi dalam sebuah pernyataan.

"T-shirt yang dipakai salah satu anggota menjadi berita utama dan menjadi kontroversial," tambah stasiun itu, mengatakan bahwa mereka telah mendiskusikan 'niat' di balik baju, dengan label rekaman band dan akhirnya memutuskan untuk membatalkan penampilan mereka.

BTS mengeluarkan pernyataan mereka sendiri di baris, tetapi tidak memberikan rincian tentang mengapa acara itu ditunda.

"Kami meminta maaf untuk para penggemar yang kecewa yang menantikan ini. BTS akan melanjutkan upaya mereka untuk terhubung dengan penggemar di atas panggung dan juga melalui musik," kata kelompok tersebut di situs web mereka. 

Kaus yang menyinggung itu menampilkan frase "PATRIOTISM OURHISTORY LIBERATION KOREA" yang diulang beberapa kali, bersamaan dengan gambar ledakan bom atom dan satu lagi orang Korea merayakan pembebasan. 

Anggota BTS Jimin dilaporkan mengenakan kaus tahun lalu, pada 15 Agustus, ketika Korea merayakan akhir pendudukan Jepang pada tahun 1945.

Hubungan antara Jepang dan Korea Selatan terus dihangatkan oleh perselisihan pahit atas sejarah dan wilayah, yang berasal dari penjajahan brutal Jepang tahun 1910-1945 atas semenanjung itu.

Meskipun ketegangan diplomatik, K-Pop dan aktor Korea sangat populer di negara tetangga Jepang.

Bulan lalu, Tokyo bereaksi dengan marah setelah pengadilan tinggi Korea Selatan, memerintahkan raksasa baja Jepang untuk memberi kompensasi kepada korban program kerja paksa di masa perang.

BTS adalah lampu utama dari fenomena K-Pop, dan membuat sejarah awal tahun ini dengan menjadi band K-Pop pertama yang menduduki tangga album AS, sebuah pertanda daya tarik global genre yang berkembang.

Dikenal karena penampilannya yang seperti anak-anak, potongan rambut floppy dan gerakan tarian yang sangat koreografer, septet telah menjadi salah satu ekspor musik Korea Selatan yang paling terkenal dan paling menggiurkan.