Jumat, 09 November 2018 19:26 WITA

"Kau Telah Membunuh Putriku," Ayah Majui Pembunuh, Polisi Sigap Menangkap

Editor: Aswad Syam
Peter Anderson merangsek mendekati tersangka.

RAKYATKU.COM, VANCOUVER - Peter Anderson gelisah. Beberapa kali dia memperbaiki kerah bajunya. Hatinya panas, mendengar pengakuan Ryan Burge, bagaimana pria 37 tahun itu menghabisi putrinya.

Peter kemudian merangsek maju, mendekati kotak tersangka, tempat Burge berdiri. "Hai bang*at, kau telah membunuh putriku," teriaknya. Beberapa petugas dari Deputy Sheriff, segera menahannya.

Ryan Burge, membunuh Hartley Anderson di rumah pacarnya di Vancouver, Washington, Kanada Jumat lalu.

Anak berusia lima tahun itu dilarikan ke rumah sakit, setelah ibunya, Natasha Luchau, kembali untuk menemukan pendarahannya dan menderita trauma kepala yang parah.

Hartley dipindahkan ke Rumah Sakit Anak Randall, di mana dia kemudian meninggal karena luka-lukanya.

Nyonya Luchau dihibur oleh teman-teman dan kerabatnya, saat dia menangis tak terkendali selama persidangan.

Burge, yang dilaporkan berkencan dengan ibu Hartley selama tiga bulan, sedang memikirkan gadis itu ketika insiden itu terjadi.

Dia mengatakan kepada polisi, Hartley telah melukai dirinya sendiri dengan serius.

Seorang ahli bedah saraf bertentangan dengan klaim Burge, dan mengatakan itu tidak masuk akal gadis kecil itu telah menimpakan luka pada dirinya sendiri.

Teman dan keluarga memadati ruang sidang dengan mengenakan kaus bergambar #JusticeforHartley, saat tuduhan Burge dibacakan.

Rekan kerja Luchau, Lisa Balch, membagikan kaus hitam dengan foto Hartley di bagian depan dan meminta sumbangan untuk keluarga yang berduka.

Kakeknya Tim Lauchau mengatakan kepada KATU, "Saya tidak akan pernah bisa melihat dia lulus dari sekolah menengah, atau menikah atau apapun. Dia mengambil itu dari kami.

"Dia mengambil sukacita yang kami miliki dengannya. Saya hanya berharap sistem itu berfungsi. Saya berharap sistem itu berfungsi."

Burge saat ini berada di Penjara Clark County, dengan tuduhan pembunuhan tingkat dua dan ditahan pada obligasi senilai USD5 juta.

Sebelumnya, pada tahun 2008, Burge mengaku bersalah atas konspirasi untuk melakukan pembakaran dan mengaku mengatur rumahnya untuk mengumpulkan asuransi sewa.

Dia dijatuhi hukuman enam tahun penjara atas pelanggaran itu.