Jumat, 09 November 2018 16:19 WITA

Viral Video Wisuda Anak Tukang Becak Dapat Beasiswa ke London, Cek Faktanya

Penulis: Hamka Tadda
Editor: Mulyadi Abdillah
Viral Video Wisuda Anak Tukang Becak Dapat Beasiswa ke London, Cek Faktanya
Screenshot

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Video tangis haru seorang ayah terhadap putrinya dalam sebuah acara wisuda, viral di media sosial Facebook dalam tiga hari terakhir ini.

Video yang membuat warganet terenyuh ini, diunggah seorang netizen bernama Dinis Abimael Ginting. Dalam unggahannya yang dilihat Rakyatku.com, dituliskan bahwa ayah dari sang wisudawati, berprofesi tukang becak. 

"Rektor UI menyanyi menyambut ayah wisudawan yg profesinya mendayung beca untuk membiayai putrinya kuliah dan dapat beasiswa program s3 ke London. Wisudawan pada terenyuh nangis sesenggukan melihat ayah dipeluk putrinya yg nangis terus," tulis akun Dinis Abimael Ginting dalam unggahan videonya.

Hingga Jumat (9/11/2018) siang, video berdurasi sekira lima menit itu dibagikan sebanyak 59 ribu kali dan ditonton 1,5 juta kali. 

Meski mengundang baper, namun banyak pengguna media sosial meragukan bahwa acara wisuda itu diselenggarakan Universitas Indonesia (UI). Mari kita cek faktanya. 

Pertama, penyanyi dalam video yang melantukan lagu milik Ebiet G Ade berjudul Titip Rindu Buat Ayah, adalah Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah IX Sulawesi, Prof Jasruddin.  

Kedua, acara wisuda ini diselenggarakan Universitas Cokroaminoto Kota Palopo (UNCP) pada akhir Oktober 2018 lalu. Ini bisa dilihat dalam backdrop acara wisuda itu.

"Acara wisuda itu berlangsung pada 28 Oktober 2018 lalu di Gedung Saodenrae Convention Center (SCC) Kota Palopo," ucap Kabag Humas UNCP, Hasbi saat dikonfirmasi Rakyatku.com, Jumat (9/11/2018).

Fakta selanjutnya, ayah dari wisudawan bukanlah berprofesi tukang becak. Namanya Ridwan sedangkan anaknya bernama Jusni dari prodi Bahasa dan Sastra.

"Orangtuanya kerja sebagai buruh rumput laut," jelas Hasbi.

Betulkah wisudawati itu mendapatkan beasiswa pendidikan ke luar negeri?

"Tidak benar dia mendapatkan beasiswa ke London," demikian Hasbi.