Jumat, 09 November 2018 11:08 WITA

Demo Buruh Warnai Rapat Penetapan UMK di Kantor Disnaker Makassar

Penulis: Wahyu Susanto S
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Demo Buruh Warnai Rapat Penetapan UMK di Kantor Disnaker Makassar

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Rapat dewan pengupahan yang digelar Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Makassar bersama Serikat Buruh Makassar untuk membahas Upah Minimum Kota (UMK) Makassar diwarnai unjuk rasa.

Dari pantauan Rakyatku.com, pengunjuk rasa yang berasal dari Konfederasi Serikat Nusantara itu menuntut agar UMK yang ditetapkan harus berbeda dari UMP Sulsel yang ditetapkan beberapa lalu. 

"Upah minimum provinsi berada 8,03 persen. Jangan sampai itu terjadi hari ini pada rapat dewan. Jadi tidak boleh sama dengan Provinsi 8,03. Harusnya 11,3 persen," kata Aldi, selaku koordinator unjuk rasa.

Menurutnya, faktor pertumbuhan ekonomi dan inflasi nasional yang cukup pesat menjadi alasan UMK Makassar harus lebih besar. Sehingga jika tuntutan tersebut tidak terpenuhi, pengunjuk rasa mengancam melakukan aksi lebih besar.

"Dan jika terjadi, kami siap memboikot rapat pleno hari ini. Karena pertumbuhan ekonomi mulai dari September sampai dengan hari ini terus menanjak," bebernya.