Kamis, 08 November 2018 18:14 WITA

Habib Rizieq Sebut Intelijen Pemasang Bendera, Istana Bilang Begini

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Habib Rizieq Sebut Intelijen Pemasang Bendera, Istana Bilang Begini

RAKYATKU.COM - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Syihab menduga ada operasi intelijen dalam peristiwa adanya bendera bertulis kalimat tauhid di tembok rumahnya di Makkah.

Mengenai hal tersebut, Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko menyebut tudingan Rizieq tersebut tidak masuk akal.

Saya kira enggak sejauh itu, di negara orang kok sembarangan. Intelijen kok jelek banget gitu lho. Jadi menurut saya jangan mengada-ada lah," kata Moeldoko, Kamis (8/11/2018).

Saat disinggung apakah bendera berkalimat tauhid itu sengaja ditempelkan oleh Rizieq sendiri, Moeldoko mengatakan segala kemungkinan bisa saja terjadi.

"Ya bisa saja, enggak tahu," pungkas Moeldoko sambil tertawa seperti dilansir laman Okezone.

Mantan Panglima TNI itu malah meminta Rizieq dan pengikutnya untuk tak selalu menyalahkan pemerintah maupun intelijen Indonesia bila ada serangan yang menyasar ke Rizieq.

"Persoalannya adalah, kalau saya nih, sebagai seseorang kan bertanya dulu: yang enngak senang sama gue siapa sih. banyak juga. gitu. Bukan hanya intelijen. dikit-dikit intelijen, dikit-dikit pemerintah. Bisa saja orang lain," ucapnya.