Kamis, 08 November 2018 16:08 WITA

Pelaku Pembunuhan di Ablam Dapat Vonis Rendah, JPU Ajukan Banding

Penulis: Himawan
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Pelaku Pembunuhan di Ablam Dapat Vonis Rendah, JPU Ajukan Banding

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Jaksa penuntut umum akan mengajukan banding terhadap putusan tujuh tahun Muh. Arwin (25), terdakwa pembunuhan warga di Jalan Abu Bakar Lambogo. JPU Rizal Djamaluddin menilai putusan hakim sangat ringan dan jauh dari tuntutan jaksa. 

Yang mendasari keberatan Rizal adalah pertimbangan majelis hakim yang diketuai oleh Aris Gunawan. Saat sidang pembacaan tuntutan berlangsung, Rizal menuntut terdakwa melanggar pasal 338 juncto 55 ayat 1 KUHP. 

Alasan pasal ini diberi karena terdakwa melakukan pembunuhan bersama saudaranya inisial MA yang hingga kini masih buron. Jaksa memikirkan ada unsur kesengajaan dalam pembunuhan ini. 

"Sedangkan hakim memberi pasal 351 ayat 3 KUHP yang hanya mengatakan perbuatan terdakwa menganiaya. Padahal pelaku bersama saudaranya saat membunuh," kata Rizal saat diwawancara, Kamis (8/11/2018).

Meski Muh. Arwin telah menyesali perbuatannya, tetapi hukumannya dinilai terlalu ringan oleh jaksa penuntut umum. Rizal mengaku akan mengajukan banding ke pengadilan tinggi pada Senin, 13 November 2018 mendatang. 

"Memang hakim memiliki pertimbangan sendiri sehingga pelaku dijatuhi hukuman ringan. Padahal dalam tuntutan saya terdakwa harus dihukum 12 tahun penjara," imbuhnya.

Rizal lebih jauh mengatakan alasan hakim memberi putusan ringan karena menilai korban tidak meninggal di lokasi kejadian melainkan saat dilarikan ke rumah sakit. Menurutnya, alasan itu tidak serta merta membuat pelaku mendapatkan hukuman ringan. 

Sebelumnya Arwin divonis tujuh tahun penjara oleh majelis hakim atas perkara pembunuhan terhadap Ibrahim Sewang di Jalan Abu Bakar Lambogo kota Makassar pada 22 Januari lalu. 

Aksi pembunuhan dilatari karena pelaku emosi korban menatapnya emosi dan mengumpatnya saat berada di sekitar rumahnya.