Kamis, 08 November 2018 11:46 WITA

3 Kejanggalan Versi Pengacara Bendera Berlafaz Kalimat Tauhid di Rumah Habib Rizieq

Editor: Nur Hidayat Said
3 Kejanggalan Versi Pengacara Bendera Berlafaz Kalimat Tauhid di Rumah Habib Rizieq
Foto: Dok Kapitra Ampera.

RAKYATKU.COM - Pengacara Rizieq Shihab, Sugito Atmo Prawiro, mengungkap kejanggalan dalam kasus keberadaan bendera berlafaz kalimat tauhid di rumah kliennya itu di Makkah, Arab Saudi.

Kejanggalan pertama, kata Sugito, bendera yang diasosiasikan sebagai bendera organisasi Hizbut Tahrir itu tertempel lalu hilang dengan misterius. Karena itu Riziek tentu tak tahu-menahu tentang keberadaan bendera itu.

"Bendera itu di sana pagi tapi siangnya tiba-tiba sudah hilang. Ini salah satu kejanggalan," kata Sugito dalam program Apa Kabar Indonesia Pagi, Kamis (8/11/2018).

Kedua, satu kamera pengawas atau CCTV di bagian belakang rumah Rizieq mendadak hilang. Tuan rumah pun tak mengetahui orang yang menempelkan bendera itu.

Sesungguhnya ada dua CCTV di luar rumah Rizieq. Satu ditempatkan di depan dan yang lain di belakang. Anehnya CCTV di belakang hilang, sementara kamera serupa di depan tetap di tempatnya.

Ketiga, foto bendera tertempel di belakang rumah Rizieq segera beredar dan ramai di Indonesia, lalu diberitakan oleh semua media massa di Tanah Air. 

Anehnya, kata Sugito, bendera itu sebenarnya sudah hilang sebelum beritanya begitu ramai di Indonesia, bahkan sebelum Rizieq diperiksa oleh polisi Arab Saudi.

Sugito mengaku tak mengetahui asal-muasal foto bendera itu menyebar di media sosial dan pers Indonesia. 

Ia menengarai, pemotret sengaja mengambil gambar bendera itu dari kejauhan, kira-kira di area lapangan futsal di belakang rumah Rizieq.

"Setelah itu (bendera) tidak ada lagi, tapi ada bukti foto (keberadaan bendera di rumah Rizieq Shihab), yang kemudian dikirim ke (orang-orang tertentu) di Indonesia," katanya.

Padahal, beberapa saat setelah ramai foto kontroversial itu, hanya pers Indonesia yang ramai memberitakan, sementara pers internasional, bahkan pers Arab Saudi, tak memberitakannya sama sekali. 

"Langsung viral di Indonesia, padahal saya cek di Google belum ada berita semacam itu."

Sumber: Viva.co.id