Rabu, 07 November 2018 15:04 WITA

Polisi Imbau Warga Tak Percaya Video Aksi Sweeping Pelat Motor di Makassar

Penulis: Himawan
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Polisi Imbau Warga Tak Percaya Video Aksi Sweeping Pelat Motor di Makassar
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Polisi membantah informasi mengenai aksi sweeping pelat motor daerah tertentu yang dilakukan oleh mahasiswa organda yang marak beredar hingga hari ini. 

Kapolsek Tamalanrea, Kompol Syamsul Bakhtiar mengatakan, aksi penyisiran yang dilakukan sekelompok orang tertentu sebagai buntut penyerangan salah satu mahasiswa Luwu oleh mahasiswa asal Bone pada Kamis, 1 November 2018 lalu. 

"Saya tegaskan tidak ada itu penyisiran," kata Kompol Syamsul, Selasa (7/11/2018). 

Syamsul menegaskan, usai penyerangan satu orang mahasiswa itu, tidak ada lagi korban penyerangan. Apalagi tempat berada di jalan sekitar kampus UIM. Ia juga menegaskan tidak ada lagi aksi sweeping yang dilakukan setelah peristiwa 1 November itu. 

"Sebelumnya itu terjadi pemarangan di dalam kampus UIM. Setelah itu mereka kabur,"imbuhnya. 

Loading...

Lebih jauh, Syamsul berujar jika video sweeping yang beredar di sosial media itu adalah peristiwa hari pertama saat mahasiswa Luwu bentrok yang meluas hingga ke luar jalan sekitar kampus UIM. 

Syamsul mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mempercayai video yang menyebutkan aksi sweeping itu dilakukan pada hari Selasa, 6 November kemarin. 

"Iya hari Kamis itu (videonya). Yang bawa parang itukan, pada saat saling serang baru terunggah itu,"tuturnya.

Loading...
Loading...