Rabu, 07 November 2018 13:31 WITA

Segera Dibangun 2 RS Regional, Pemprov Sulsel Berikan Beasiswa Dokter Spesialis

Penulis: Fathul Khair
Editor: Nur Hidayat Said
Segera Dibangun 2 RS Regional, Pemprov Sulsel Berikan Beasiswa Dokter Spesialis
Anggota Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) Pemprov Sulsel, Jayadi Nas.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sudah akan membangun dua rumah sakit regional di Sulsel. Pembangunan rumah sakit regional ini, menjadi janji kampanye pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman.

"(Pembangunan rumah sakit regional) sudah on the track itu. Kita rencanakan dua rumah sakit kita bangun di tahun 2019," kata anggota Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) Pemprov Sulsel, Jayadi Nas saat ditemui di kantor gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Rabu (7/11/2018).

Hanya saja dikatakan Jayadi, dirinya belum mengetahui Persis kedua rumah sakit itu akan dibangun di kabupaten mana saja. Yang jelas, ada enam rumah sakit rujukan yang akan dibangun Nurdin Abdullah di sejumlah daerah di Sulsel.

"Ada ketua tim kesehatan yang lebih tahu soal itu. Karena yang menentukan dia yang ke lapangan. Yang saya tahu, ada dua yang akan dibangun," tambah Jayadi.

Bahkan informasi yang diterimanya, tim sudah akan turun ke daerah melihat langsung lokasi pembangunan kedua rumah sakit ini. Pembangunannya akan dimulai awal tahun 2019 mendatang.

"Ini sementara dikerja DED (Detail Engineering Design) untuk tahun 2018 ini," lanjut Jayadi.

Soal dokter yang akan bekerja di rumah sakit regional itu, Jayadi menyampaikan, Pemprov Sulsel akan menyekolahkan dokter untuk mengambil pendidikan spesialisnya.

"Sambil itu (pembangunan rumah sakit), berlanjut kita bisa bekerjasama untuk menyekolahkan orang-orang yang ahli di bidangnya, untuk ketika rumah sakit itu selesai, dia sudah ada di rumah sakit itu," kata Jayadi.

"Jadi itu kita sudah pikirkan juga. Bukan nanti rumah sakit setelah dibangun, baru kita mencari (dokter spesialisnya). Jadi kita sudah mencari sekarang. Jadi sekarang banyak kabupaten/kota memiliki dokter. Kita kasih beasiswa untuk ambil spesialisnya," pungkasnya.