Selasa, 06 November 2018 23:19 WITA

KPU Gelontorkan Rp90 Juta Per Daerah untuk Biaya Penyewaan Gudang Logistik

Penulis: Rizal
Editor: Nur Hidayat Said
KPU Gelontorkan Rp90 Juta Per Daerah untuk Biaya Penyewaan Gudang Logistik
Komisioner Divisi Logistik KPU Sulsel, Syarifuddin Jurdi.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan menggelontorkan anggaran kurang lebih Rp90 juta per kabupaten/kota untuk biaya penyewaan gudang tempat penyimpanan logistik Pemilu 2019 mendatang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Komisioner Divisi Logistik KPU Sulsel, Syarifuddin Jurdi, saat ditemui di Kantor KPU Sulsel, Jalan AP Pettarani Makassar, Selasa (6/11/2018). Menurutnya, hal tersebut sebagai bentuk agar tempat penyimpanan logistik tersebut bisa serepresentatif mungkin.

"Yang kita harus bisa pastikan di kabupaten/kota itu adalah bagaimana mengamankan logistik yang sudah masuk ini. Khususnya kesiapan gudangnya. Ada biaya anggaran untuk penyewaan. Estimasinya 90 sampai 100 juta per kabupaten/kota untuk anggaran penyewaan gudang," tuturnya.

Menurut Syarifuddin, anggaran tersebut disebar ke 24 kabupaten/kota. Baik bagi daerah yang telah memiliki gudang maupun yang diharuskan menyewa.

"Baik bagi yang sudah memiliki gudang maupun yang belum memiliki gudang itu kita kirimkan. Dananya sudah diberikan. Bagi yang sudah punya gudang, anggaran tersebut bisa diusulkan untuk memperbaiki kekurangan gudangnya atau dikembalikan kalau memang tidak digunakan. Bagi yang tidak memiliki gudang, itu dipakai untuk menyewa. Kita sarankan untuk menyewa gudang yang betul-betul siap digunakan," tutur akademisi UIN Alauddin Makassar ini.

Menyewa gudang yang representatif, menurut Syarufuddin, hukumnya wajib bagi KPU kabupaten/kota yang tak memiliki gudang sendiri. Hal tersebut mengingat bahan dasar logistik seperti kotak dan bilik suara sangat rentan terkena kerusakan sebab berbahan dasar kardus. Bukan aluminium, seperti Pemilu sebelumnya.

"(Penyewaan) ini kita lakukan supaya kita merasa agak amanlah soal logistik. Apalagi ini sudah memasuki musim hujan. Karena kardus ini lembab saja sudah rusak," tutupnya.