Selasa, 06 November 2018 10:38 WITA

Gempa Guncang Mamasa, Masyarakat Diimbau Tak Khawatirkan Soal Likuifaksi

Penulis: Yuniastika Datu
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Gempa Guncang Mamasa, Masyarakat Diimbau Tak Khawatirkan Soal Likuifaksi

RAKYATKU.COM, MAKASSAR -- Gempa berkekuatan 5,5 Skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, pada Selasa (6/11/2018) dini hari.

Menanggapi hal tersebut, Ahli Geologi Universitas Hasanuddin, Adi Maulana mengimbau masyarakat Mamasa untuk tidak panik, apalagi mempercayai romur munculnya likuifaksi.

"Di Mamasa, ada satu sekmen yang namanya patahan Masupu yang sementara lagi aktif. Cuma untuk bahaya likuifasi tidak terlalu mengancam di Mamasa, yang mengancam di Mamasa adalah tanah Longsor, " kaa Adi Maulana.

Menurutnya, rawan terjadi longsor karena di Mamasa terdapat batuan-batuan granit yang sudah lapuk tinggi. "Kalau likuifaksi insyaallah tidak terjadi disana, likuifaksi itu terjadi kalau materialnya tidak padu atau padat," jelasnya.  

Kepala Puslitbang Studi Kebencanaan Unhas ini juga mengimbau agar masayarakat yang ada di lereng-lereng untuk tetap waspada.

"Yang harus diwaspadai masyarakat di sana terutama yang tinggal di bawa lereng.  Mereka harus melihat apakah ada retakan-retakan, katakanlah di dinding-dinding jalan atau di tebing. Jika muncul retakan-retakan segera dilapor kepada pihak yang berwajib atau kemudian juga bisa siap-siap evakuasi jika terjadi longsor," ungkapnya.  

Tags