Selasa, 06 November 2018 09:16 WITA

Pasang Badan, PKS Pertanyakan Urgensi Hak Interpelasi TP2D

Penulis: Rizal
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Pasang Badan, PKS Pertanyakan Urgensi Hak Interpelasi TP2D
Ariady Arsal.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) anggak bicara terkait isu pengajuan hak interpelasi yang mencuat di DPRD Sulsel terkait keberadaan Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) Pemprov Sulsel.

Fraksi PKS DPRD Sulsel mempertanyakan urgensi dari pengajuan hak interpelasi tersebut. Mereka menganggap hal tersebut tak perlu digulirkan. Belum saatnya.

"Hal interpelasi memang merupakan hak DPRD, akan tetapi apakah menjadi sangat urgen dibutuhkan saat ini hanya karena TP2D?," tanya Ketua Fraksi PKS DPRD Sulsel, Ariady Arsal, saat dikonfirmasi, Senin (5/11/2018).

Bagi Fraksi PKS, menurut Ariyadi, soal TP2D sudah clear. Menurutnya, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah telah beberapa kali menjelaskan tentang keberadaan tim bentukannya tersebut.

"Bagi kami Fraksi PKS, peran dan fungsi TP2D sudah jelas dan bahkan disampaikan langsung dalam forum informal antara pimpinan DPRD, Fraksi dan AKD (Alat Kelengkapan Dewan) dengan Gubernur beberapa waktu yang lalu. TP2D sama sekali tidak menghambat kinerja pemerintah, bahkan tidak sama sekali berhubungan dengan DPRD," tambahnya.

Ariyadi melihat kondisi ini sebagai bagian dari miss komunikasi antara pihak dewan dengan Pemprov Sulsel. Masalah ini, katanya, sangat mungkin bisa diselesaikan dengan jalur kekeluargaan.

"Kami melihat kondisi saat ini hanya karena masalah komunikasi saja yang sangat mungkin untuk dijembatani. Tidak harus melalui forum interpelasi. Apalagi gubernur dan wakil gubernur sangat terbuka menerima masukan dan saran dari pimpinan DPRD. Bahkan dalam beberapa kali kesempatan Pak Gubernur telah menyampaikan bila ada masalah yang perlu dibicarakan langsung kontak saya," jelasnya.

Ariyadi yang juga calon legislatif (caleg) DPR RI tersebut pun meyakini jika wacana pro kontra keberadaan TP2D yang mencuat belakangan ini akan direspon dengan baik oleh Nurdin Abdullah. 

"Insyaallah seiring dengan perjalanan waktu, semua akan berjalan seperti sedia kala. Kami yakin Bapak Gubernur akan menangkap kondisi respon masyarakat saat ini atau beberapa fraksi yang mengkritisi mengenai peran TP2D. Beliau akan sikapi dengan bijak dan tetap dalam kerangka kebaikan Sulsel yang semakin jaya," pungkasnya.