Selasa, 06 November 2018 04:34 WITA

Makan Daging Mentah, Cacing Pita Masuk Ke Mata

Editor: Mays
Makan Daging Mentah, Cacing Pita Masuk Ke Mata
Yang

RAKYATKU.COM – Seorang wanita dari Tiongkok bernama Yang, memiliki hobi mengonsumsi makanan eksotis, termasuk makanan yang terbuat dari daging mentah. 

Sayangnya, kebiasaan ini membuatnya mengalami infeksi cacing pita. Yang lebih mengerikan adalah, cacing ini masuk ke dalam matanya.

Dilansir dari doktersehat yang mengutip Next Shark, dokter menyebut cacing pita ini telah berpindah dari perutnya hingga ke berbagai bagian tubuh. Yang kemudian mulai merasakan gejala tidak nyaman dan pembengkakan pada mata bagian kanannya dan akhirnya membuatnya memeriksakan diri ke dokter spesialis mata yang ada di Kota Nantong, Provinsi Jiangsu.

Dokter yang memeriksa kondisi Yang, dr. Gong Yegang akhirnya memutuskan untuk menjalankan prosedur operasi demi mengatasi masalah pada matanya. Awalnya, ia berpikir jika hal ini terjadi karena peradangan atau tumor jinak, namun tatkala sedang melakukan pemeriksaan lebih mendalam, terlihat jelas ada cacing pita yang ada di kantung mata kanan milik Yang.

“Panjang cacing pita ini sekitar 5 cm saat aku menariknya,” ucap dr. Gong.

loading...

Setelah ditanya tentang kebiasaan makannya, Yang mengaku bahwa dirinya suka mengonsumsi makanan yang “eksotis” dan aneh-aneh. Sebagai contoh, ia pernah mengonsumsi daging ular. Hanya saja, dalam beberapa waktu terakhir, Yang memang pernah mengonsumsi daging mentah. Hal inilah yang diperkirakan menjadi penyebabnya.

Dr. Gong berkata bahwa besar kemungkinan saat mengonsumsi daging mentah, larva cacing pita ini ikut masuk ke dalam tubuh. Larva ini kemudian tumbuh dan akhirnya berpindah-pindah hingga ke mata Yang.

“Wanita ini cukup beruntung, cacing ini bisa saja memasuki otaknya dan memicu masalah yang lebih serius,” lanjut dr. Gong.

Setelah operasi, Yang mendapatkan pemindaian MRI untuk memastikan bahwa tidak ada lagi cacing yang tersisa di kepalanya. Hasil dari pemeriksaan ini belum keluar dan Yang pun masih menunggunya dengan cemas.

Loading...
Loading...