Senin, 05 November 2018 17:31 WITA

Soal Wacana Interpelasi TP2D, Fraksi NasDem Cenderung Dalam Posisi Menunggu

Penulis: Rizal
Editor: Nur Hidayat Said
Soal Wacana Interpelasi TP2D, Fraksi NasDem Cenderung Dalam Posisi Menunggu

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Wacana pengajuan hak interpelasi terhadap keberadaan Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) Pemprov Sulsel masih tetap bergulir di DPRD Sulsel. Ada fraksi yang ngotot, ada yang tak sepakat, ada yang cari aman, adapula yang cenderung dalam posisi menunggu.

Fraksi NasDem misalnya. Fraksi partai besutan Surya Paloh ini masih menunggu komunikasi lanjutan antara pihak dewan dengan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.

"Harus komunikasi dari hati ke hati. Harus dikomunikasikan dengan baik berdasarkan prinsip kesetaraan dan kemitraan. Nanti kalau jalan komunikasi sudah buntu baru kami akan memikirkan langkah selanjutnya," tutur Ketua Fraksi NasDem DPRD Sulsel, Muslim Salam saat ditemui di Kantor DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Senin (5/11/2018).

Menurut Muslim, meski banyak laporan yang menyebutkan TP2D bertindak di luar kewenangannya, fraksinya masih mengedepankan komunikasi untuk menyelesaikan masalah tersebut.

"Walaupun kami tidak setuju jika TP2D banyak melakukan hal-hal yang luar kewenangannya, tapi kami berprinsip masih bisa dikomunikasikan dengan baik bersama Pak Gubernur. Prinsip Partai NasDem akan komunikasi dulu. Kita komunikasi baik dengan Pak Gubernur karena kita mau lihat pemerintahan yang baik ke depan," tambahnya.

Menurutnya, jika pengajuan hak interpelasi mewarnai awal pemerintahan seorang gubernur, maka kesannya sangat tidak baik. Sebab, menurutnya, dewan dan Pemprov merupakan satu kesatuan.

"Kalau dari awal sudah ada pengajuan hak interpelasi sudah tidak bagus. Padahal DPRD dengan gubernur merupakan satu kesatuan. Makanya kita sarankan kepada Ketua DPRD Sulsel untuk komunikasi dengan baik. Harus dijelaskan bahwa di masyarakat ada berkembang soal TP2D. Bagaimana tupoksinya," pungkasnya.