Minggu, 04 November 2018 17:32 WITA

PDIP Sulsel Sebut Wacana Interpelasi TP2D Terlalu Genit

Penulis: Rizal
Editor: Nur Hidayat Said
PDIP Sulsel Sebut Wacana Interpelasi TP2D Terlalu Genit
Legislator Fraksi PDIP DPRD Sulsel, Rudy Pieter Goni.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kabar mengenai akan digulirkannya hak interpelasi oleh DPRD Sulsel terhadap keberadaan Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) Pemprov Sulsel menuai beragam tanggapan. Ada yang setuju, ada yang kurang sepakat, bahkan ada yang terkesan cari aman.

Fraksi PDIP Sulsel misalnya. Mereka menganggap keberadaan TP2D bukanlah sesuatu yang luar biasa. Itu karena dalam menjalankan pemerintahan, seorang gubernur maupun wakil gubernur memang memerlukan tim yang mampu memberikan masukan-masukan.

"Setiap Gubernur punya cara dan gaya yang berbeda. Intinya TP2D adalah bentukan Gubernur Sulsel melalui Pergub, itu hal yang biasa dan lazim. TP2D adalah kumpulan staf ahli di bidangnya masing-masing yang membantu Pak Gubernur dan Wagub dalam menjalankan roda pemerintahan," tutur legislator Fraksi PDIP DPRD Sulsel, Rudy Pieter Goni saat dikonfirmasi, Minggu (4/11/2018).

Menurut Rudy, wacana interpelasi yang bergulir belakangan ini dianggap terlalu genit. Menurutnya, semua hal masih bisa dibicarakan antara pihak DPRD Sulsel dan Pemprov Sulsel.

"Interpelasi menurut saya terlalu genit untuk dilakukan saat ini. Komunikasi yang baik dan intens saja yang dibutuhkan antara gubernur dan DPRD," tambahnya.

Rudy meminta agar pihak Pemprov dan DPRD Sulsel mengintenskan koordinasi sehingga tak ada lagi kesalahpahaman soal keberadaan TP2D tersebut.

"Dalam berinteraksi mungkin saja masih ada hal-hal yang perlu dikoordinasikan tentang sejauh mana tugas pokok dan fungsinya dari TP2D. Apa saja yang menurut pak Gubernur sesuai dengan Pergub yang menjadi tugas TP2D yang perlu disinkronkan dengan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) maupun DPRD dan stake holder lainnya," pungkas Sekretaris PDIP Sulsel ini.