Minggu, 04 November 2018 13:51 WITA

KOMUNITAS

Merawat Keindahan Alam Indonesia bersama KPGIR

Penulis: Syukur
Editor: Aswad Syam
Merawat Keindahan Alam Indonesia bersama KPGIR
Anggota Komunitas KPGIR

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Mendaki gunung, susur gua, arung jeram, panjat tebing atau kegiatan alam terbuka lainnya, semakin tinggi peminat. 

Kegiatan alam terbuka saat ini, tak hanya sekadar hobi. Kesibukan dalam menjalani tugas sehari-hari pun, kerap diakhiri dengan kegiatan alam terbuka untuk refreshing.

Semakin banyaknya peminat kegiatan alam terbuka, membuat komunitas pun makin membeludak. Salah satunya, Komunitas Pendaki Gunung Indonesia Raya (KPGIR).

KPGIR pertama kali dibentuk di Jakarta oleh Ragam Santika, pada 10 oktober 2015. Setahun setelah King Kaka, sapaan akrap Ragam Santika menginisiasi KPGRI, dua orang ikut bergabung untuk membesarkan komunitas ini. Kedua orang tersebut adalah Ben Kurniawan dan Valentina Dinar.

Pasca dibentuk di Jakarta, komunitas ini berkembang pesat melalui media sosial. Menjelang tiga tahun umur KPGIR, telah terbentuk korwil di 34 kabupaten/kota. Salah satunya, di Makassar.

"Komunitas ini baru tiga tahun, tapi sudah ada sekitar 34 korwil di seluruh Indonesia," ungkap Heryawan, Korwil KPGIR Makassar.

Komunitas ini berkembang pesat, seiring berkembangnya teknologi. Media sosial dimanfaatkan untuk mengembangkan komunitas. 

"Memang kita memanfaatkan media sosial. Kita bikin grup di media sosial, yang bisa dijadikan ajang silaturrahmi, juga untuk berbagi ilmu pengetahuan," tambahnya.

Di Makassar, komunitas ini baru satu tahun lebih. Meski sempat menolak membentuk komunitas, Heryawan akhirnya terima tawaran untuk menjadi Korwil di Makassar.

"Sebenarnya saya sudah lama ditawari untuk menjadi korwil. Awalnya saya menolak dan mendorong orang lain untuk menjadi Korwil, tapi karena yang mendirikan tidak mau kalau bukan saya. Teman-teman di sini juga mendorong agar saya jadi korwil. Akhirnya KPGIR Korwil Makassar dibentuk pada 3 Oktober 2017 lalu," paparnya.

Anggota TNI Pun Gabung

KPGIR Makassar akhirnya berhasil dibentuk berawal dari pembicaraan di warung kopi. Setelah menampung masukan dari member yang menginginkan komunitas diresmikan.

"Awalnya hanya pembicaraan di Warkop saat kita ngopi bareng. Namun karena dorongan dari teman-teman yang penuh semangat, akhirnya dibentuk. Dibentuknya saat kita Kopdar di Gedung kesenian. Saat itulah langsung diresmikan," ungkap Heryawan. 

Loading...

Member yang tergabung dalam KPGIR Makassar, berasal dari berbagai latar belakang. Tak hanya mahasiswa, pengusaha hingga anggota TNI pun ikut gabung. Namun pada umumnya, yang bergabung adalah yang berlatang belakang organisasi pecinta alam. 

"Backgroundnya macam-macam banyak mahasiswa, pelaut, wartawan, pengusaha bahkan anggota TNI ada. Dengan latar belakang yang berbeda ini, membuat kita semakin akrab. Kita padukan dalam komunitas ini," tambahnya.

Pasca dibentuk tahun lalu, simpatisan yang ingin masuk dalam komunitas ini terus bertambah. Namun hingga saat ini belum ada penambahan member. Adapun yang tekah masuk member adalah mereka yang berdomisili di Makassar. 

"Banyak yang mau gabung, tapi saat ini belum ada penambahan. Bahkan ada yang ingin membuat korwil karena di Sulsel baru satu korwil yaitu di Makassar. Tapi untuk saat ini penambahan korwil di Sulsel juga belum ada. Jangan sampai dibentuk lalu tidak serius. Kita tunggu sampai mereka betul-betul serius untuk membentuk korwil di daerah lain di Sulsel," tegas Heryawan.

Tekankan Kelestarian Alam, Aksi Sosial Aktif

Meski komunitas ini didominasi member yang berasal dari organisasi pecinta alam, orang yang baru ingin belajar kegiatan alam terbuka pun ada. Olehnya itu, untuk membekali para member diberikan materi-materi tentang kegiatan alam terbuka.

"Adik-adik kita yang masih butuh pengetahuan kegiatan alam terbuka, kita fasilitasi. Baik lewat diskusi atau berbagi pengalaman, juga memberi materi-meteri kegiatan alam terbuka," beber Heryawan. 

Komunitas ini juga menekankan keselamatan kegiatan alam terbuka ke membernya. Bahkan untuk setiap member yang ingin melakukan kegiatan di alam teebuka seperti mendaki gunung, selalu didampingi.

"Banyak yang mendaki hanya cuma ingin lihat keindahan, tanpa memperhatikan bahaya yang dapat saja terjadi. Makanya kita memberi pengetahuan seperti apa mendaki yang baik dan aman. Termasuk mendampingi member yang masih kurang pengetahuan alam terbuka," bebernya.

Selain memberikan penekanan keselamatan kegiatan alam terbuka. Komunitas ini juga menekankan kepedulian terhadap kelestarian alam. Mengingat, saat ini penggiat alam terbuka semakin banyak. Namun tidak berbanding lurus dengan kepedulian terhadap lingkungan.

"Kita ingin memberi kesadaran, bahwa bukan hanya menikmati. Kita juga harus merawat agar keindahan-keindahan alam yang biasa kita kunjungi tetap terjaga. Kita pun kerap melakukan kegiatan sosial seperti penghijauan, atau terlibat dalam aksi sosial lain seperti bencana di Sulteng kemarin," pungkasnya.

Nama Komunitas: Komunitas Pendaki Gunung Indonesia Raya (KPGIR)
Base Camp: Jl Adipura 2 No 37, Kelurahan Karuwisi, Kecamatan Panakkukang
Korwil KPGIR Makassar: Heryawan

Loading...
Loading...