Minggu, 04 November 2018 13:06 WITA

PAN Sepakati Nama Pengganti Taufik Kurniawan di Kursi Wakil Ketua DPR

Editor: Aswad Syam
PAN Sepakati Nama Pengganti Taufik Kurniawan di Kursi Wakil Ketua DPR
Taufik Kurniawan berompik KPK.

RAKYATKU.COM, JAKARTA - Sudah ada nama yang disepakati sebagai pengganti Taufik Kurniawan di Wakil Ketua DPR RI. Nama itu tinggal dikirim ke pimpinan DPR.

Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto, menyampaikan hal itu. 

"Waktu Mas Taufik ditetapkan sebagai tersangka Selasa, kita Rabunya, sekjen dengan ketum bersama beberapa orang, sudah membahas itu (pergantian posisi Wakil Ketua DPR). Kalau persoalan nama, insyaallah tidak ada masalah, satu nama sudah ada, tinggal dikirim ke pimpinan DPR," ujar Ketua DPP PAN Yandri Susanto kepada Detik, Minggu (4/11/2018).

Yandri menyebut, penetapan satu nama sebagai pengganti Taufik Kurniawan di posisi pimpinan DPR, melalui proses mufakat. Tak ada perbedaan pendapat soal nama itu.

"Di internal PAN tidak ada tarik menarik, tidak ada perdebatan panjang tidak ada silang sengketa pendapat. PAN itu sepakat untuk menentukan pilihan dan saya bilang tadi satu nama sudah ada," tegas Yandri.

Anggota DPR itu mengatakan, pengganti Taufik tak bisa serta merta disahkan. Pengesahan ini terhambat lantaran DPR sedang memasuki masa reses.

Loading...

"Sekarang yang jadi kendala DPR sedang reses, sementara di UU MD3 bahwa pelantikan PAW atau pergantian pimpinan DPR itu harus di depan sidang paripurna. Sidang paripurnanya bisa digelar ketika masa sidang itu sudah kembali aktif. Kalau reses, kan nggak boleh ada sidang paripurna," jelas Yandri.

Taufik Kurniawan dan Ketua DPRD Kebumen Cipto Waluyo, ditetapkan sebagai tersangka. Untuk Taufik, dia diduga menerima sekurang-kurangnya Rp3,65 miliar dari Yahya Fuad selaku Bupati Kebumen. Dia memberikan suap itu kepada Taufik, terkait perolehan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik pada APBN-P 2016.

KPK kemudian memanggil Taufik sebanyak dua kali untuk diperiksa, tapi dia tak hadir. Lewat pengacara, dia pun meminta penjadwalan ulang pada 8 November 2018.

Namun Taufik tiba-tiba hadir di gedung KPK pada Jumat (2/11/2018). Setelah diperiksa KPK, Taufik akhirnya ditahan. Dia sempat berbicara tentang rekayasa manusia saat menuju mobil tahanan.

Loading...
Loading...