Kamis, 01 November 2018 22:38 WITA

UMP Naik Rp200 Ribu, KSBSI Sulsel: Gubernur Berpihak ke Pengusaha

Penulis: Fathul Khair
Editor: Adil Patawai Anar
UMP Naik Rp200 Ribu, KSBSI Sulsel: Gubernur Berpihak ke Pengusaha

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Sulsel menuding, Gubernur Nurdin Abdullah berpihak kepada pengusaha karena hanya menaikkan Rp200 ribu lebih UMP Sulsel tahun 2019.

"Saya melihat kepedulian pak gubernur kurang terhadap buruh. Ini berpihak dan menguntungkan pengusaha," kata Ketua KSBSI Sulsel, Andi Mallanti kepada Rakyatku.com, Kamis (1/11/2018).

Ia melihat hal itu wajar-wajar saja. Sebab Nurdin Abdullah juga dikenal sebagai pengusaha. Namun, semestinya Nurdin Abdullah tidak membuat kebijakan yang menguntungkan pengusaha, karena statusnya saat ini yang sudah menjadi gubernur Sulsel.

"Pak gubernur mesti berdiri di tengah. Bukan berarti harus memihak kepada pekerja, tetapi ini seolah memihak kepada pengusaha," tambahnya.

loading...

Dengan keputusan gubernur Sulsel yang hanya menaikkan 8,03 persen itu, menurutnya juga akan tetap berimbas kepada daya beli buruh. Dampaknya, juga mempengaruhi pedagang kecil di Sulsel.

"Karena kalau UMP tinggi, maka daya beli buruh dan masyarakat juga tinggi. Sehingga dapat membantu pedagang-pedagang kecil. Dan pasti mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di daerah," pungkasnya.

Sekadar diketahui, Pemprov Sulsel menetapkan UMP tahun 2019 sebesar Rp2.860.382. Atau naik Rp212.615, dari UMP tahun 2018 Sulsel sebesar Rp2.647.767.

Loading...
Loading...