Kamis, 01 November 2018 15:26 WITA

"Duk...Duk...Prang!!!," Pilot Cek, Ternyata Hujan Es Pecahkan Kokpit, Moncong Penyok

Editor: Aswad Syam
Moncong pesawat penyok, kaca kokpit pecah.

RAKYATKU.COM, ARGENTINA - Rabu, 31 Oktober 2018. Latam Brasil Airbus A320-200 baru saja 80 menit lepas landas dari bandara Sao Paulo, Brasil. Jarum jam menunjukkan pukul 03.00 pagi.

Saat stabil di udara Misionez, Argentina, para penumpang pesawat tujuan Chile itu, sedang tertidur. Tiba-tiba, terjadi turbulensi hebat. Seperti truk tua yang sedang melewati jalanan berlubang.

"Duk...duk...duk...prangg!!!".  Penumpang kaget. Mereka ketakutan. Tangan saling berpegangan, mulut mereka komat-kamit.

Pilot kemudian mengecek. Ternyata hujan es. Kecepatan angin 200 km per jam. Kaca kokpit pesawat pecah, moncong burung besi itu juga penyok.

Pilot menurunkan ketinggian ke 1.500 kaki. Namun badai tak berhenti. Dia lalu memutuskan untuk mendarat darurat di Bandara Ezeiza, Buenos Aires, Argentina.

Loading...

Pesawat itu ditinggalkan dengan jendela-jendela dek pesawat yang hancur, dan hidung yang sangat penyok.

Dilansir dari Dailymail, Badan Investigasi Kecelakaan Argentina mengkonfirmasi, tidak ada yang terluka dalam penerbangan itu. 

Para penumpangnya dengan segera dipindahkan ke penerbangan lain, dan sampai ke tujuan akhir mereka di Chile.

Pesawat yang rusak itu disimpan di bandara di Buenos Aires, di mana ia sedang menjalani pemeriksaan mekanis.

Loading...
Loading...