Kamis, 01 November 2018 13:37 WITA

Perusahaan Boleh Ajukan Penangguhan UMP Tahun Depan, tetapi...

Penulis: Fathul Khair
Editor: Nur Hidayat Said
Perusahaan Boleh Ajukan Penangguhan UMP Tahun Depan, tetapi...
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Selatan, mengimbau kepada seluruh perusahaan, agar membayar gaji karyawannya sesuai dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sulsel 2019 yang sudah ditetapkan.

Namun, perusahaan dibolehkan membayar gaji karyawannya tidak sesuai dengan UMP, dengan cara mengajukan penangguhan ke Pemprov Sulsel.

"Kalau berdasarkan peraturan perundang-undangan, bisa mengajukan penangguhan atas ketidakmampuan melakukan pembayaran gaji sesuai UMP," kata Kadisnakertrans Sulsel, Agustinus Appang di kantor Gubernur Sulsel, Kamis (1/11/2018).

Perusahaan boleh mengajukan penangguhan UMP, tetap tidak begitu saja akan dikabulkan. Dinaskertrans akan memantau langsung kondisi perusahaan yang meminta penangguhan.

"Kita beri kewenangan kepada perusahaan, tetapi tidak semua mengajukan penangguhan kita setujui. Jadi tidak langsung kita setujui. Harus dilihat, apakah perusahaan tersebut benar-benar rugi, dan harus diaudit oleh akuntan publik," jelasnya.

loading...

Makanya, kata dia, akan ada pembinaan terlebih dahulu terhadap perusahaan yang tidak mampu membayar upah karyawannya sesuai dengan UMP.

Namun dia berharap, tahun depan tidak ada perusahaan yang mengajukan penangguhan UMP. Sama seperti tahun ini, tak ada satupun perusahaan yang mengajukan hal tersebut ke Pemprov Sulsel.

"Semua perusahaan menjalankan UMP tahun ini. Kalau di data kita, di Sulsel ada sekitar 12 ribu-an perusahaan," pungkasnya.

Sekadar diketahui, Pemprov Sulsel menetapkan UMP tahun 2019 sebesar RpRp2.860.382. UMP tahun depan naik Rp212.615, dari UMP tahun 2018 Sulsel sebesar Rp2.647.767.

Loading...
Loading...