Kamis, 01 November 2018 11:45 WITA

Berikan Upah di Bawah UMP, Sanksi Pidana Menanti

Penulis: Fathul Khair
Editor: Nur Hidayat Said
Berikan Upah di Bawah UMP, Sanksi Pidana Menanti
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulsel mengimbau perusahaan memberikan upah sesuai dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sulsel tahun 2019. UMP Sulsel sudah ditetapkan sebesar Rp2.860.382.

"Bagi pengusaha dan perusahaan, Pemprov Sulsel meminta untuk konsisten memberlakukan UMP di tahun 2019," kata Kadisnakertrans Sulsel, Agustinus Appang di kantor Gubernur Sulsel, Kamis (1/11/2018).

UMP Sulsel ini, mulai berlaku pada 1 Januari 2019. Setiap perusahaan, wajib memberikan gaji karyawannya sesuai UMP yang sudah ditetapkan Gubernur Sulsel.

"Kalau soal sanksinya, ada tingkatan-tingkatan. Terakhir ada sanksi pidana," lanjut Agustinus.

loading...

Namun diakui Agustinus, sanksi pidana tidak serta-merta langsung diberikan kepada pengusaha yang tidak menggaji karyawannya di bawah UMP. Akan ada pembinaan terlebih dahulu.

"Ada tingkatan sanksi, tidak langsung pidana. Dan tentu saja, bagi kita di Disnaker bicara soal pembinaan. Karena tidak mungkin setop perusahaan, otomatis pengangguran terjadi," ujarnya.

Sekadar diketahui, UMP tahun 2018 Sulsel sebesar Rp2.647.767. Mengalami Kenaikan di UMP tahun 2019 sebesar Rp212.615.

Loading...
Loading...