Selasa, 30 Oktober 2018 15:36 WITA

Pasca Gempa dan Tsunami, Begini Model Operasi Zebra di Sulteng

Penulis: M. Qadri
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Pasca Gempa dan Tsunami, Begini Model Operasi Zebra di Sulteng
Wakapolda Sulteng, Kombes Pol Setyo Budi Moempoeni Harso.

RAKYATKU.COM, PALU – Tiga wilayah yang terdampak bencana alam gempa, tsunami dan likuifaksi di Sulawesi Tengah, menjadi pertimbangan Polri dalam pelaksanaan Operasi Zebra Tinombala 2018 di Palu, Sigi dan Donggala.  

Dalam surat edaran Polri, khusus untuk Polda NTB dan Polda Sulteng pelaksanaan Operasi Zebra dilaksanakan dengan pola Operasi dan cara bertindak simpatik untuk membantu masyarakat dalam rangka penanganan dan pemulihan pasca bencana alam gempa bumi dan tsunami.

“Polri memberikan kebijakan bagi wilayah yang terdampak bencana, Polda Sulteng merupakan salah satunya setelah Polda NTB,” kata Wakapolda Sulteng, Kombes Pol Setyo Budi Moempoeni Harso, Selasa (30/10/2018).

Menurutnya, pada Operasi Zebra Tinombala 2018, lebih pada pendekatan pengawasan pembinaan dan bukan untuk penindakan. Hal tersebut, karena wilayah Sulawesi Tengah, khususnya di Palu, Sigi dan Donggala masuk pada masa transisi dari tanggap darurat ke masa rekontruksi atau pemulihan.

Loading...

Menyikapi adanya kebijakan tersebut, sejumlah jajaran Polres juga sebelumnya  sudah memberlakukan pembuatan SIM gratis untuk para korban. 

Polda Sulteng juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Sulawesi Tengah dapat mempedomani dan mematuhi Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Loading...
Loading...