Senin, 29 Oktober 2018 17:57 WITA

Timsel Ungkap Kelemahan Calon Anggota KPU 7 Daerah di Sulsel

Penulis: Rizal
Editor: Mulyadi Abdillah
Timsel Ungkap Kelemahan Calon Anggota KPU 7 Daerah di Sulsel
Ilustrasi

RAKYATKU . COM , MAKASSAR - Para calon anggota Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) 7 kabupaten / kota di Sulselfore tes wawancara mulai hari ini, Senin (29/10/2018) hingga Jumat (2/11/2018). Tes wawancara digelar mulai pukul 8.30 Wita setiap hari di Fave Hotel Panakkukang , Jalan Pelita Raya, Makassar.

Ketua Tim Seleksi ( Timsel ) I, Fajlurrahman Jurdi membeberkan beberapa poin penting yang menjadi pokok dalam situasi tersebut. Menurutnya, para calon yang diberikan pertanyaan yang tidak jauh dari Undang-undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu). 

"Pertama kita melihat wawasan kebangsaannya kemudian kualitas-kualitas kepemiluannya . Sejauh mana kita bisa melakukan semua. Ada hal-hal yang sifatnya prinsip. Misalnya, sistem Pemilu yang kita pakai apa saja, bagaimana sistem yang ada." dan bentuk-bentuk pelanggarannya , " tuturnya saat ditemui Rakyatku . com di Fave Hotel Panakkukang , Jalan Pelita Raya, Makassar, Senin (29/10/2018).

Namun menurut Fajlurrahman , masalah wawancara hanya sesuai dengan latar belakang yang bisa diwawancarai. Meski secara umum, intinya tetap sama.

"Secara umum, semua hal terkait dengan UU Nomor 7 tahun 2017 itu kita tanyakan. Namun, tidak semua pertanyaan itu sama, kita lihat dari latar belakangnya," tambahnya.

Fajlurrahman juga menceritakan pengalamannya melakukan wawancara dihari pertama ini. Menurutnya, durasi wawancara bervariasi. Ada yang 15 menit, ada juga yang sampai 30 menit. Menurutnya, para calon dominan tersandung pada pertanyaan soal UU kepemiluan.

"Kalau masuk pertanyaan teknis pertama saya pasti bertanya soal undang-undang. Kalau wawasan kebangsaan rata-rata bisa karena pertanyaannya cair. Tapi kalau masuk di undang-undang, sistem dan teknis-itu saja. Sulit tidak bisa keluar dengan selamat kalau di bagian situ. Ini serius, maksudnya tidak ada yang bisa menjawab semuanya dengan baik dan benar, "tutup Dosen Universitas Hasanuddin ( Unhas ) ini.