Sabtu, 27 Oktober 2018 14:02 WITA

Pemkab Selayar: Desa Sadar Hukum Bisa Tekan Pelanggaran Hukum

Editor: Mays
Pemkab Selayar: Desa Sadar Hukum Bisa Tekan Pelanggaran Hukum
Suasana kegiatan pembinaan desa sadar hukum di Kepulauan Selayar.

RAKYATKU.COM, SELAYAR - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Sulsel, melakukan pembinaan desa sadar hukum, melalui temu sadar hukum di Ruang Pola Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Jumat (26/10/2018).

Ada 4 desa yang dijadikan desa sadar hukum, yakni, Desa Bongayya, Desa Kohala, Desa Polebungin, dan Desa Bontolebang. Dari keempat desa itu, hadir sedikitnya 60 orang perwakilan. 

Kepala Kanwil Kemenkunham Sulsel Drs. Imam Suyudi, Bc.,Ip.,S.H.,M.H., yang turut hadir sebagai narasumber menyebut, dalam pertemuan itu juga dihadirkan satu desa yang telah mendapatkan predikat sebagai desa sadar hukum sejak 2011, yakni Desa Bontomarannu, Kepulauan Selayar.

Selain Kepala Kanwil Kemenkunham Sulsel, juga hadir narasumber lainnya, yakni Kabag Pertanahan Setda Kepulauan Selayar Drs. H. Nadeng, Jaksa Fungsional pada Kajari Selayar Syakir Syarifuddi, S.H., dan Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kanwil Kemenkumham Sulsel Amru Walid Batubara, S.H.,M.H.

loading...

Asisten Pemerintahan Drs. Suardi mewakili Bupati Kepulauan Selayar, hadir membuka acara tersebut. Dalam sambutannya, dia mendukung sepenuhnya kegiatan ini sebagai forum berbagi informasi hukum dan peningkatan pemahaman hukum bagi masyarakat. 

Suardi berharap, melalui temu sadar hukum tersebut, nantinya dapat menekan angka pelanggaran hukum dalam masyarakat.

“Melalui pembinaan kadarkum ini, seyogyanya dapat dijadikan sebagai wahana untuk memperluas pengetahuan dan wawasan serta pemahaman di bidang hukum, sehingga terwujud partisipasi nyata dalam pembangunan masyarakat, bangsa dan negara serta tumbuh kembang komunikasi dengan semua pihak”, papar Suardi.

Loading...
Loading...