Kamis, 25 Oktober 2018 16:54 WITA

NATO Mulai Latihan Militer Terbesar Sejak Akhir Perang Dingin

Editor: Suriawati
NATO Mulai Latihan Militer Terbesar Sejak Akhir Perang Dingin
Foto ini diambil pada tanggal 19 Oktober 2018, menunjukkan tentara Belanda menunggu untuk berangkat dengan pesawat KDC-10 dari Bandara Eindhoven di Eindhoven di Belanda untuk berpartisipasi dalam latihan NATO Trident Juncture di Norwegia. (AFP)

RAKYATKU.COM - Puluhan ribu pasukan NATO telah dikerahkan ke Norwegia untuk mengikuti salah satu latihan militer terbesar sejak akhir Perang Dingin. Trident Juncture 18 dimulai pada dari Kamis 25 Oktober, dan akan berlangsung hingga 7 November.

Latihan militer ini bertujuan untuk memberikan pelatihan bela negara-negara anggota NATO terhadap potensi ancaman. Ini melibatkan sekitar 50.000 tentara, 10.000 kendaraan, 65 kapal, dan 250 pesawat dari 31 negara.

Selain 29 negara anggota NATO, Norwegia, Swedia dan Finlandia juga akan berpartisipasi dalam latihan ini.

"Dalam beberapa tahun terakhir, lingkungan keamanan Eropa telah memburuk secara signifikan," kata Sekjen NATO Jens Stoltenberg.

“Trident Juncture mengirimkan pesan yang jelas kepada bangsa kita dan kepada musuh potensial. NATO tidak mencari konfrontasi tapi kami siap membela semua sekutu terhadap ancaman apa pun.”

Kepala Komando Pasukan Gabungan NATO, Laksamana Angkatan Laut AS James Foggo, juga mengatakan bahwa latihan itu dimaksudkan untuk “menunjukkan bahwa NATO mampu bertahan melawan musuh. Bukan negara tertentu, tapi siapapun. ”

"Wilayah latihan inti adalah 1.000 kilometer dari perbatasan Rusia, dan operasi udara bisa berlangsung hingga 500 kilometer jauhnya dari perbatasan," kata Letnan Jenderal Norwegia Rune Jakobsen.

Loading...

"Seharusnya tidak ada alasan bagi Rusia untuk merasa takut atau melihat ini sebagai hal lain selain latihan pertahanan," katanya.

Terlepas dari pernyataan yang luas itu, latihan NATO praktis ditujukan untuk Rusia.

Aliansi militer Barat memutuskan hubungan dengan Moskow pada 2014, setelah aneksasi atau pencaplokan wilayah Krimea.

Kedutaan Besar Rusia di Oslo mengatakan bahwa mereka melihat Trident Juncture 18 sebagai latihan "anti-Rusia" yang akan memperburuk hubungan Norwegia dengan Moskow dan dapat meningkatkan ketegangan di sisi utara NATO.

Dua pengamat militer Rusia dan dua Belarusia telah diundang untuk menyaksikan manuver Trident Juncture 18.

Tags
Loading...
Loading...