Rabu, 24 Oktober 2018 10:45 WITA

AS Akhirnya Jatuhkan Sanksi ke Arab Saudi: Cabut Visa 21 Orang

Editor: Suriawati
AS Akhirnya Jatuhkan Sanksi ke Arab Saudi: Cabut Visa 21 Orang
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo berbicara kepada wartawan selama briefing berita di Departemen Luar Negeri di Washington, 23 Oktober 2018 (Reuters)

RAKYATKU.COM - Pemerintah Donald Trump mencabut visa dari 21 pejabat Saudi yang terlibat dalam pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Pengumuman itu muncul hanya beberapa jam setelah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyebut kematian Khashonggi sebagai pembunuhan brutal yang terencana.

Pengumuman sanksi itu disampaikan oleh juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Heather Nauert pada hari Selasa (23/10/2018).

Pernyataanya kemudian digemakan oleh Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, selama konferensi pers Departemen Luar Negeri pada hari yang sama.

"Kami membuat sangat jelas bahwa Amerika Serikat tidak mentolerir tindakan kejam ini untuk membungkam Khashoggi, seorang wartawan, melalui kekerasan," kata Pompeo.

"Hukuman ini tidak akan menjadi kata terakhir mengenai masalah ini dari Amerika Serikat. Kami akan terus mengeksplorasi langkah-langkah tambahan untuk meminta pertanggungjawaban mereka," kata Pompeo.

Pencabutan visa adalah tindakan hukuman pertama yang dilakukan AS terhadap Arab Saudi, sejak Khashoggi dilaporkan menghilang pada 2 Oktober.

Dalam pernyataannya, Pompeo tidak mengatakan siapa-siapa saja yang dicabut visanya.

Sebagai tambahan, Pompeo juga mengatakan bahwa AS sedang mempertimbangkan untuk mengambil tindakan lain, seperti menjatuhkan sanksi keuangan, berdasarkan 'Undang-undang Magnitsky'.

Hukum itu dinamai Sergei Magnitsky, seorang pengacara Rusia yang meninggal di penjara Moskow setelah ia melaporkan penipuan pajak yang melibatkan pejabat pemerintah. Itu bertujuan untuk menghukum pejabat yang bertanggung jawab atas kematiannya.

Sebelumnya pada hari yang sama, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berbicara untuk pertama kalinya tentang kasus Khashoggi.

AS Akhirnya Jatuhkan Sanksi ke Arab Saudi: Cabut Visa 21 OrangDia mengatakan bahwa wartawan itu "dibunuh dengan cara brutal," dan berpendapat bahwa Arab Saudi melakukan pembunuhan terencana di konsulatnya di Istanbul.

"Semua bukti yang dikumpulkan menunjukkan bahwa Jamal Khashoggi adalah korban dari pembunuhan brutal," kata Erdogan kepada parlemen Turki di Ankara.

"Menutupi kebiadaban seperti itu akan menyakiti hati nurani manusia."

Erdogan menuntut agar 18 tersangka yang telah diidentifikasi dan ditangkap di Arab Saudi agar dikirim ke Turki dan diadili di sana.