Selasa, 23 Oktober 2018 15:38 WITA

Polisi Kantongi Identitas Pembawa Bendera Tauhid yang Dibakar

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Polisi Kantongi Identitas Pembawa Bendera Tauhid yang Dibakar
Irjen Pol Setyo Wasisto saat di kantor MUI Pusat, Jakarta, Selasa (23/10). Ist

RAKYATKU.COM - Polisi masih mengejar pembawa bendera bertuliskan tauhid yang dibakar di Garut, Senin (22/10/2018) kemarin. Bahkan, polisi mengklaim sudah mengetahui identitas pembawa bendera itu.

"Bendera dari mana sedang dikejar karena yang bawa bendera sudah diketahui identitasnya dan Polres Garut masih melakukan pengejaran," kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto di kantor MUI Pusat, Jakarta, Selasa (23/10).

Setyo belum bisa memastikan dari unsur mana pembawa bendera tersebut. Kendati demikian, pembawa bendera itu turut bergabung bersama rombongan santri yang menghadiri acara peringatan Hari Santri di Garut tersebut.

"Ikut santri ke Limbangan. Kira-kira satu setengah hingga dua jam ke Garut. Dia ikut (pembawa bendera) satu orang," ujar Setyo, dilansir laman Republika, Selasa (23/10/2018).

Polisi pun akan mendalami motif pembawaan dan pembakaran bendera tersebut. Sejauh ini, polisi telah memeriksa tiga orang saksi, yakni ketua panitia dan dua pembakar. Dari keterangan itu, bendera tersebut dibakar karena dianggap sebagai bendera HTI yang merupakan organisasi terlarang UU.

Pembakaran bendera itu terjadi saat perayaan Hari Santri Nasional di Lapang Alun-alun Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, pada Senin (22/10). Berdasarkan laporan polres setempat, pembakaran itu terjadi pada pukul 9.30 WIB.