Senin, 22 Oktober 2018 16:50 WITA

"Itu Tepat di Depan Anak Saya", Agen Abu Tours yang Diancam Jemaah Menangis saat Bersaksi

Penulis: Himawan - Arfa Ramlan
Editor: Nur Hidayat Said
Erma Aspan hanya bisa meneteskan air mata saat sidang Abu Tours yang mendakwa mantan Direktur Utama PT Abu Tours Hamzah Mamba. 

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Erma Aspan hanya bisa meneteskan air mata kala dirinya menjadi saksi di persidangan terdakwa kasus penipuan, penggelapan, dan pencucian uang jemaah Abu Tours yang mendakwa mantan Direktur Utama PT Abu Tours Hamzah Mamba. 

Tangisan Erma diawali ketika ia memberikan keterangan di hadapan majelis hakim yang dipimpin Denny Lumban Tobing. Erma menyebut ia awalnya menjadi agen untuk Abu Tours karena teriming-iming promo umrah Abu Tours hingga berhasil memberangkatkan jemaah sebanyak 80 orang.

Keberhasilan ini membuat Erma berhasil mengumpulkan jemaah sebanyak 400 pada 2017. 400 jemaah ini telah membayar ke Erma. Erma kemudian membayarkannya ke Abu Tours sekitar Rp12 miliar melalui cara tunai dan transfer ke rekening Abu Tours. 

Hingga pada akhirnya setelah melakukan manasik umrah pada malam harinya ia mendengarkan kabar bila jemaahnya tidak bisa diberangkatkan. "Kita sudah manasik, malamnya saya dengar kabar batal diberangkatkan. Harus menambah Rp15 juta karena ada kenaikan pajak di Arab 5 persen," kata Erma, Senin (22/10/2018).

Tangisan Erma makin menjadi-jadi tatkala jemaahnya yang mencapai ratusan itu marah dan mengira Erma lah yang telah melakukan penipuan. Para jemaahnya kemudian mendatangi rumah Erma sekitar pukul 06.00 Wita pagi dan mengancam Erma.

Padahal Erma sendiri menjadi korban penipuan Abu Tours. Pasalnya ia turut mengeluarkan uang pribadi tatkala mengurusi keberangkatan jemaahnya yang pada akhirnya batal itu.

"Mereka mengancam saya dan memporak-porandakan rumah saya. Itu terjadi tepat di depan anak saya," ungkap Erma. 

Segala upaya telah dilakukan Erma untuk mengetahui penyebab gagalnya jemaahnya berangkat. Ia sudah menemui Hamzah Mamba juga mengirimi pesan di media sosial kepada bos Abu Tours itu. 

Namun, Hamzah Mamba hanya berkilah. Dan menurutnya, Abu Tours sedang mencari investor untuk memberangkatkan jemaah yang tertunda keberangkatannya. 

Erma mengakui ia kehilangan biaya pribadi hingga Rp2 miliar saat menjadi agen Abu Tours. Selain itu, selama menjadi agen, tidak ada perjanjian ataupun MoU yang diberikan Abu Tours sehingga ia merasa dirinya berserta ribuan agen lainnya hanya dimanfaatkan oleh Abu Tours.