Senin, 22 Oktober 2018 10:39 WITA

10 Hari Disandera, Pengusaha Muda Berharta Rp22 Triliun Ini Bebas dengan Tangan Memar

Editor: Abu Asyraf
10 Hari Disandera, Pengusaha Muda Berharta Rp22 Triliun Ini Bebas dengan Tangan Memar
Mohammed Dewji

RAKYATKU.COM - Pengusaha tajir Tanzania, Mohammed Dewji masih beruntung. Dia dibebaskan setelah 10 hari disandera penculik bersenjata.

Dia sempat disembunyikan di kotaDar esSalaam. Belum ada keterangan resmi apakah keluarganya membayar uang tebusan atau tidak, agar dibebaskan.

Forbes pernah melansir data bahwa pria berusia 43 tahun itu memiliki kekayaan sebesar US$ 1,5 miliar atau sekitar Rp22 triliun. Dia menjadi miliarder termuda asal Afrika.

"Saya sudah pulang dengan selamat," ujar Dewji alias Mo, dalam akun Twitter perusahaannya, METL Group.

Dewji diculik kelompok bersenjata pada 11 Oktober lalu. Ia datang ke hotel itu untuk berolahraga. Sejak saat itu, pihak keluarga telah menawarkan uang sebesar US$ 440 ribu atau Rp6,6 miliar kepada siapapun yang dalam memberi informasi tentang keberadaan Dewji.

Menteri Lingkungan Hidup Tanzania, yang juga kawan karib Dewji, January Makamba, mengaku telah berbincang dengan miliarder itu. Makamba berkata, para penculik meninggalkan Dewji di sebuah tanah lapang dekat klub Gymkhana di Dar es Dalam. Dewji dilaporkan fit, namun tangan dan kakinya memar akibat borgol.

Selama 2005 hingga 2015, Dewji menjabat sebagai anggota parlemen dari partai penguasa Tanzania, Chama Cha Mapinduzi. Dengan profilnya yang dikenal hampir sebagian besar warga Tanzania, Dewji tak pernah menyewa tenaga keamanan khusus. Ia kerap berpergian sendiri, saat berolahraga atau sekedar santap siang di luar rumah.

Dewji disebut mengubah bisnis keluarganya, dari usaha grosir dan eceran menjadi konglomerasi besar di Benua Afrika. Perusahaan Dewji, MeTL, bergerak di bidang manufaktur tekstil, pengolahan gandum, minuman, dan minyak sayur, setidaknya di enam negara Afrika.