Senin, 22 Oktober 2018 10:24 WITA

Habiskan ADD Rp1,4 Miliar, Lapangan Desa Ini Kalahkan Sejumlah Stadion di Indonesia

Editor: Abu Asyraf
Habiskan ADD Rp1,4 Miliar, Lapangan Desa Ini Kalahkan Sejumlah Stadion di Indonesia
Lapangan Bola Lodaya Sakti

RAKYATKU.COM - Klub-klub Liga Indonesia yang belum memiliki stadion mesti malu pada Desa Cisayong, Tasikmalaya, Jawa Barat. Lapangan sepak bola mereka sudah berstandar FIFA.

Rumput lapangan yang hijau mirip stadion di Eropa. Lapangan Bola Lodaya Sakti ini amat terawat. Ukurannya memang hanya 93x54 meter. Rumputnya yang sudah memenuhi standar Federation of International Football Association (FIFA).

Rumput lapangan yang digunakan berasal dari Eropa dari jenis Zoysia matrella (ZM). Jenis rumput ini masuk dalam kategori kualitas tinggi dengan kerapatan, elastisitas, kemampuan menahan beban, pemulihan diri, dan perakarannya yang sempurna, sehingga bisa mengurangi risiko cedera bagi para pemain.

Kepala Desa Cisayong, Yudi Cahyudin mengatakan, pembangunan lapangan sepak bola ini mengacu pada Permendes Nomor 19 Tahun 2017 tentang Penetapan Prioritas Dana Desa Tahun 2018.

Total anggaran yang dihabiskan dalam perbaikan lapangan ini mencapai Rp1,4 miliar. Termasuk pagar dan drainase. Pemerintah desa juga mengalokasikan biaya pemeliharaan Rp5 juta per bulan. Dana itu digunakan untuk bayar listrik, penyiraman, pemotongan, dan pemupukan rumput.

Agar kembali modal, lapangan ini disewakan untuk masyarakat umum dengan biaya sebesar Rp500 ribu per sekali main. Lapangan ini dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Staf Khusus Menteri Desa PDTT, Syaiful Huda Syafii mengatakan, lapangan bola Lodaya Sakti merupakan karya yang sangat luar biasa, terutama untuk level pemerintahan desa. 

Kondisi ini jomplang dengan sejumlah stadion di Indonesia. Banyak yang rumputnya tidak rata. 
 

Berita Terkait